LIMAPULUH KOTA, METRO–Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1446.H., Jumat (28/2), Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, mengelar acara Balimau Kasai dengan berbagai acara untuk menghibur masyarakat. Hal ini selain menjadi kebanggaan tersendiri oleh negara kita, dengan tradisi dan kebudayaan juga membuat daerah kita menjadi lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas hingga dunia internasional, Salah satu tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat sampai sekarang ini.
Ketua Pemuda/ Karang Taruna Nanda Aprizal mengtatakan bahwa balimau kasai merupakan sebuah upacara tradisional yang istimewa bagi masyarakat Tanjung Balik.
“Tradisi ini biasanya dilakukan sehari menjelang masuknya bulan suci Ramadhan dimaknai sebagai luapan gembira dan simbol penyucian diri juga di sebagai mempererat hubungan silaturahmi,’ ucap Nanda.
Dikatakan Nanda, bahwa balimau kasai sendiri berasal dari kata Balimau dan Kasai. Balimau yaitu mandi dengan air yang dicampur jeruk (limau). Kasai diartikan sebagai wangi-wangian. “Tidak hanya itu, Semarak Balimau Kasai diisi dengan berbagai kegiatan seperti panjat pinang dan puncaknya lomba pacu sampan di aliran Batang Maek,” kata Nanda.
Kata Nanda, balimau Kasai sangat mempunyai arti makna bagi masyarakat khususnya masyarakat Tanjung Balik sesuai dengan namanya. Dalam acara balimau Kasai juga mempunyai alat atau bahan untuk mengikuti acara tradisi ini, salah satunya Limau Kasai yang digunakan sebagai shampo untuk berkeramas sebagai simbol penyucian diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan tersebut.
“Adapun bahan dalam acara mandi Balimau adalah limau purut/nipis, lengkuas, ataupun serai yang kemudian semua itu direbus hingga kulit jeruk bisa hancur saat diremas, adapun untuk Kasainya terbagi kedalam 2 jenis yaitu kasai kering yang berwarna kuning dan kasai basah berwarna putih,” tutur Nanda.
Nanda juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada unsur-unsur yang terkait panitia, pemerintahan dan donatur – donatur yang telah menyumbangkan tenaga, moril, dan materil hingga acara ini berjalan sukses, aman, dan kondusif. Ribuan terimakasih juga kepada para tamu dan undangan yang hadir yang ikut berkontribusi meramaikan acara yang kita nantikan ini sampai selesai.
“Dengan selesai nya acara balimau kasai ini kita bisa membersihkan hatibpikiran terlepas dari semua beban hingga kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman,” sebut Nanda. (uus)






