PADANG, METRO–Sumatra Barat, dengan keindahan alamnya, memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Namun, jalan-jalan di provinsi ini memiliki karakteristik berbukit dan berkelok, sehingga membutuhkan teknik berkendara khusus, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Benarivo De Frize, Supervisor Safety Riding Hayati Pratama Mandiri, menjelaskan bahwa jalan turunan dan tanjakan memerlukan teknik khusus.
“Berikut adalah beberapa tips aman yang dapat membantu pengendara motor saat berkendara di kawasan dataran tinggi. Pertama sebelum memulai perjalanan, pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Periksa sistem rem, tekanan ban, dan kondisi mesin. Untuk sepeda motor, pastikan rantai dan kopling berfungsi dengan baik,” sebutnya.
Kemudian, pada saat menanjak, gunakan gigi rendah untuk menjaga tenaga mesin tetap kuat dan hindari menggunakan gigi tinggi karena dapat menyebabkan kendaraan kehilangan tenaga.
“Sebaliknya, saat menurun, tetap gunakan gigi rendah untuk membantu pengereman mesin (engine brake) dan mengurangi tekanan pada rem. Jangan terus-menerus menginjak rem saat menurun karena dapat menyebabkan rem panas dan kehilangan fungsinya,”ungkapnya.
Lalu, dikawasan dataran tinggi sering memiliki tikungan tajam dan tanjakan curam. Jaga kecepatan tetap stabil dan hindari melakukan manuver tiba-tiba.
“Beri jarak aman dengan kendaraan di depan, terutama saat menanjak untuk menghindari tabrakan jika kendaraan di depan berhenti mendadak. Saat menurun, jangan biarkan kendaraan meluncur terlalu cepat; kendalikan dengan rem dan gigi,” jelasnya.
Pada jalanan di dataran tinggi sering licin, terutama saat hujan. Waspadai juga kabut tebal yang dapat mengurangi jarak pandang.
“Nyalakan lampu utama dan hindari menggunakan lampu jauh dalam kondisi berkabut. Jika hujan deras, kurangi kecepatan dan perhatikan potensi genangan atau kerikil di jalan yang dapat membuat kendaraan tergelincir, ”jelasnya.
“Dengan memperhatikan tips berkendara di dataran tinggi, perjalanan Anda akan lebih aman dan nyaman,” pungkasnya. (rom)






