METRO SUMBAR

BPS Pasaman Adakan Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2025 pada OPD, Plt Sekda Pasaman: Data Valid Sangat Diperlukan

0
×

BPS Pasaman Adakan Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2025 pada OPD, Plt Sekda Pasaman: Data Valid Sangat Diperlukan

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Kepala BPS Kabupaten Pasaman Nita Andriyani,SE K saat memberikan sambutan pada acara Pembinaan Statistik Sektoral pada OPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman yang bertempat di aula Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pasaman,

PASAMAN, METRO–Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, dinyatakan bahwa BPS Instani yang diberi kewenangan untuk melakukan pembinaan terkait data.  Di sini terlihat bahwa BPS mempunyai peran yang sangat strategis dan sangat penting dalam me­ngelola dan memastikan kualitas serta integritas data di Indonesia.

Hal tersebut disampikan Nita Andriyani,SE Kepala BPS Kabupaten Pasaman saat memberikan sam­butan pada acara Pem­binaan Statistik Sektoral pada OPD dilingku­ngan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman yang bertempat di aula Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pasaman, Rabu (26/2).

Dalam Sambutan, Nita Andriyani juga menyebutkan bahwa sebagai Instani yang diberi kewenangan dalam pembinaan terkait data. “BPS bertanggungjawab untuk memastikan setiap data yang dikumpulkan, dikelola dan disebarkan diseluruh Indonesia, harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dalam Satu Data Indonesia,’ tegas Nita Andriyani.

Dijelaskan Nita Andriyani, mereview kembali pe­laksanaan penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Sta­tistik Sektoral (EPSS) Tahun 2023 dan 2024, dimana di tahun 2023 pada penilaian EPSS Pemkab Pasaman mendapatkan nilai Indek Pembangunan Statistik (IPS) 1,58 Level Kurang.

Secara signifikan terjadi pada penilaian di Tahun 2024, dimana IPS Pemkab Pasaman berada pada 2,64 Level Baik, dan diposisi peringkat 3 (tiga) Sumbar. Sementara untuk Indonesia yang tertinggi IPS nya a­dalah skor 3 (tiga). “Saat itu yang menjadi locus pembinaan adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pasaman dan Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman,” jelasnya.

Kemudian terkait dengan pembinaan hari ini, Nita menyebutkan bahwa akan melakukan pembinaan kepada 3 OPD yakni Dinas Pendidikan Kab Pa­saman, Dinas Sosial Kabupaten Pasaman, dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman. “Untuk domain proses bisnis statistik guna Penyusunan Publikasi Kompilasi Produk Administrai kepada masing masing OPD tersebut, dimana selama ini ketiga OPD ini belum pernah me­lakukan penyusunan publikasi kompromin,” tandasnya.

Di samping pembinaan 3 OPD kata Nita, untuk penyusunan Kompromin, juga akan mengikut sertkakan 4 OPD untuk dilakukan pembinaan terkait dengan domain penyelenggaraan SDI guna penilaian EPSS tahun 2025, yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Pa­saman, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab Pasaman, Dinas P3AP2KB Kabupaten Pasaman, dan Dinas Perikanan dan Pangan Pasaman.

Diakhir sambutannya, Nita Andriyani meminta kepada peserta pembinaan bahwa pelaksanaan dan penyelenggaraan statistik tidak sesaat tetapi terus menerus dan diha­rapkan kepada peserta untuk dapat menularkan ilmunya kepada pegawai yang lain pada OPD yang bersangkutan guna terjadi kesenambungan.  “Diha­rapkan penyusunan Kompromin pada OPD akan berkualitas dan valid, dimana data yang berkualitas dan Valid sangat berguna untuk pengambilan kebijakan oleh Pimpinan dan juga sebagai rujukan dalam pe­rencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pem­bangunan oleh Pemkab Pasaman dan Pemerintah Pusat,” katanya.

Sementara itu Plt Sekda Kabupaten Pasaman  Teddy Martha mengatakan, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, saya mendukung dan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan pembinaan statistik sektoral di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman yang diadakan oleh BPS Kabupaten Pasaman. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas kominfo, dan Bappeda Kabupaten Pasaman.

“Saya menegaskan bahwa kegiatan kita hari ini sangat penting karena penyelenggaraan statistik sektoral bermanfaat untuk menyediakan data guna memenuhi kebutuhan tugas pemerintah dan pembangunan,’ tegas Teddy Martha.

Selanjutnya kata Teddy Martha bahwa pembinaan statistik sektoral yang dilakukan tahun 2025 ini erat hubunganya dengan Evaluasi Penyelenggaraan Sta­tistik Sektoral (EPSS). EPSS adalah proses penilaian secara sitematis.

Melalui verifikasi informasi terhadap hasil penilaian mandiri untuk mengukur tingkat penyelenggaraan statistik sektoral pada tahun 2024, Pemkab Pasaman memperoleh nilai IPS sebesar 2,64 (Level predikat Baik). “Diharapkan di tahun 2025 nilai EPSS Pemkab Pasaman akan meningkat. Selain untuk penilaian EPSS, juga dilakukan pembinaan terhadap OPD yang belum memiliki publikasi Kompilasi produk Administrasi, dengan harapan semua OPD akan memiliki Kompromin. Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam mensukseskan ke­giatan ini,’ ucap Teddy. (mir)