AGAM, METRO–Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, S.E., M.Com, secara resmi meluncurkan program Sosial Project Innovillage 2024 di Halaman Kantor Camat Malalak pada Selasa (25/2).
Program ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mendorong digitalisasi UMKM, khususnya bagi para petani kayu manis di Kabupaten Agam.
Dalam sambutannya, Muhammad Iqbal memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang diinisiasi oleh para mahasiswa dan komunitas lokal yang terlibat dalam proyek Innovillage ini.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk mengatasi tantangan pemasaran yang dihadapi oleh pelaku UMKM, khususnya petani kayu manis.
“Digitalisasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing UMKM. Website Smart Cinnamon akan menjadi jembatan bagi petani dan pelaku usaha dalam memasarkan produk kayu manis Agam ke pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional,” ujar Wakil Bupati Agam.
Kegiatan peluncuran ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dosen Universitas Negeri Padang dan pelaku UMKM lokal. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program digitalisasi UMKM melalui platform yang dapat mempermudah akses pasar bagi produk-produk lokal.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi petani kayu manis yang selama ini menghadapi kesulitan dalam memasarkan hasil pertanian mereka. Dengan adanya platform digital ini, mereka dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait berharap bahwa platform digitalisasi UMKM ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi perekonomian Kabupaten Agam.
Dengan dukungan penuh, program ini diharapkan dapat mengangkat produk unggulan daerah dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. (pry)






