JAKARTA, METRO–Thibaut Courtois menyatakan bahwa ia akan kembali mengikuti panggilan Timnas Belgia dan berharap dapat kembali tampil bulan depan bersama The Red Devils.
Courtois sempat menolak untuk bermain di bawah pelatih sebelumnya, Domenico Tedesco, namun pemecatannya telah membuka jalan bagi sang penjaga gawang Real Madrid untuk kembali ke Timnas Belgia.
Courtois total telah mengemas 102 penampilan untuk Timnas Belgia. Ia termasuk dalam skuad The Red Devils di Piala Dunia 2014, 2018, dan 2022.
Pada Agustus 2024, setelah menepi cukup lama dari lapangan karena cedera, Courtois mengumumkan keputusannya untuk mengasingkan diri dengan mengungkapkan bahwa ia kurang percaya diri dengan Tedesco pada saat itu dan tidak akan kembali jika ada perubahan.
Diyakini bahwa perselisihan itu berasal dari Courtois yang diabaikan untuk menjadi kapten di bawah Tedesco, dengan Kevin De Bruyne mengambil alih ban kapten secara permanen menyusul pensiunnya Eden Hazard pada tahun 2023.
Pada akhirnya, FA Belgia memecat Tedesco pada bulan Januari setelah timnya cukup kesulitan di ajang Euro dan Nations League pada tahun lalu.
Courtois kemudian mengatakan bahwa ia siap untuk kembali bersama Timnas Belgia setelah Rudi Garcia mengambil alih posisi Tedesco di bangku cadangan.
“Saya sangat merindukan bermain untuk Belgia, sudah satu setengah tahun, sekarang saya siap untuk kembali,” kata Courtois seperti dilansir dari laman ESPN.
Sebelumnya, Rudi Garcia setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Timnas Belgia, mengatakan, “Sayang sekali tidak bisa mengandalkan kiper terbaik di dunia.”
Ayah eks kiper Chelsea, Thierry Courtois juga telah mengungkapkan bahwa pembicaraan telah dilakukan antara FA Belgia dan anaknya yang pertandingan pertamanya adalah melawan Ukraina pada 20 Maret jika dipanggil.
Pengasingan Courtois dan kembalinya dia ke tim nasional adalah kisah terbaru dalam drama opera sabun panjang yang melibatkan generasi emas Belgia, yang telah menjadi berita utama di luar lapangan daripada di dalam lapangan.
Dikaruniai banyak pemain bintang seperti Courtois, De Bruyne, Hazard, Romelu Lukaku, Vincent Kompany, dan Dries Mertens, Belgia tidak berhasil meraih gelar juara, meskipun mereka pernah menjadi tim dengan peringkat nomor satu dunia.
Di bawah asuhan mantan pelatih Roberto Martinez, para pemain Belgia dilaporkan terlibat dalam keributan besar di ruang ganti menyusul tersingkirnya mereka dari Piala Dunia 2022, yang dipicu setelah De Bruyne mengakui bahwa timnya ‘terlalu tua’ untuk memenangkan turnamen.
Beberapa minggu kemudian, dengan Tedesco yang menggantikan Martinez setelah tersingkirnya Belgia dari Piala Dunia, Courtois kembali menimbulkan keresahan di dalam tim setelah dilaporkan bertengkar dengan staf dan para pemain di ruang ganti saat Lukaku ditunjuk sebagai kapten sementara tanpa kehadiran De Bruyne.
Timnas Belgia akan menghadapi Ukraina dalam laga play-off Nations League dua leg bulan depan, dengan tujuan mempertahankan tempat mereka di divisi utama turnamen. (jpg)






