METRO SUMBAR

Menjelang Ramadhan 1446 H, Ketersediaan Pangan di Pasaman Barat Cukup

0
×

Menjelang Ramadhan 1446 H, Ketersediaan Pangan di Pasaman Barat Cukup

Sebarkan artikel ini
LAYANI—Terlihat aktivitas pedagang sapi di salahsatu pasar di Pasaman Barat sedang melayani pembeli.

PASBAR, METRO–Menjelang  Ramadhan 1446 Hijriah Tahun 2025, ketersediaan pangan di Kabupaten Pasaman Barat,  diyakini mencukupi. Kepala Dinas Ketahanan Pa­ngan Pasaman Barat, Ekadiana Oktavia, mengatakan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, stok pangan saat ini masih terjaga dengan baik.

“Dari hasil pemantauan kita di lapangan, stok pangan masih mencukupi dan tidak ada kendala yang ditemui. Kami juga terus melakukan pemantauan,” ungkap Ekadiana..

Menurutnya, setiap pekan pihaknya selalu mela­kukan pendataan ketersediaan pangan. Jika ditemukan adanya kelangkaan atau lonjakan harga, pihaknya siap menggelar bazar pangan murah untuk meringankan masyarakat.

Lebihjauh dikatakan Ekadiana bahwa untuk Pa­saman Barat saat ini sudah tersedia  beras sebanyak  7.649,16 ton, dengan kebutuhan 3.681,21 ton. Sebagian besar berasal dari pro­duksi lokal, sebanyak 5.225 ton. Jagung 18.980 ton, de­ngan kebutuhan 23,75 ton. Seluruhnya berasal dari produksi lokal, mengingat Pasaman Barat adalah sen­tra jagung.

Baca Juga  Pembangunan Surau Baru di Tilatang Kamang Dimulai

Semenatra itu cabai rawit mencapai 298,64 ton, dengan 275 ton berasal dari produksi lokal. Cabai me­rah  302,50 ton, dengan kebutuhan 185,59 ton. Sebagian besar berasal dari pro­duksi lokal, sebanyak 125 ton.

Untuk bawang putih  98,75 ton, dengan kebutuhan 43,73 ton, yang bera­sal dari Solok, Bukittinggi, dan Alahan Panjang. Ba­wang merah 201,22 ton, dengan kebutuhan 135,45 ton. Sebagian besar berasal dari luar daerah, terutama Bukittinggi, Solok, dan Alahan Panjang.

Selanjutnya kata Ekadiana, daging sapi 113,44 ton, dengan kebutuhan 1,56 ton. Produksi lokal mencakup 100 ton, sementara sisanya berasal dari Payakumbuh. Daging ayam 679,17 ton, dengan kebutuhan 190,93 ton. Sebagian besar berasal dari luar daerah, seperti Payakumbuh dan Agam. Sementara  gula pasir sebanyaka 396,30 ton, dengan kebutuhan 184,11 ton. Kemudian kata Ekadiana, minyak goreng seba­nyak 778 ton.

Baca Juga  Program Inovasi Kemenag Tanah Datar, Bupati Eka Putra Dianugerahi Penghargaan

Ekadiana menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau situasi untuk memastikan ketersediaan pangan tetap stabil selama bulan Ramadhan mendatang. (end)