OLAHRAGA

Imbang Melawan Feyenoord, AC Milan Tersingkir dari Liga Champions

0
×

Imbang Melawan Feyenoord, AC Milan Tersingkir dari Liga Champions

Sebarkan artikel ini
TERSINGKIR— AC Milan gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 setelah hanya mampu bermain imbang dengan agregat 1-2 melawan Feyenoord. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di San Siro, Milan, Rabu (19/2).

ITALIA, METRO–AC Milan gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 se­telah hanya mampu bermain imbang dengan agregat 1-2 melawan Feyenoord. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di San Siro, Milan, Rabu (19/2).

Gol cepat dicetak oleh Santiago Gimenez saat situasi sepak pojok yang membuat AC Milan dapat menyamakan agregat menjadi 1-1 hingga babak pertama berakhir. Perjuangan AC Milan makin berat setelah Theo Hernandez mendapatkan kartu merah setelah melakukan aksi diving di kotak penalti lawan. Feyenoord baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-73 melalui gol dari Julian Carranza.

Sebagai pencetak gol, Santiago Gimenez merasa kecewa bahwa hasil per­tandingan harus berakhir imbang. “Kami sangat ke­ce­wa, kami memulai dengan sangat baik dan kami mengendalikan permainan dengan baik dan kami tidak melihat bagaimana Feyenoord dapat mengancam kami,” ucapnya setelah pertandingan kepada Milan TV, Rabu (19/2).

Gimenez mengakui bahwa timnya bermain bagus dan menciptakan ba­nyak peluang untuk mencetak gol melawan mantan timnya itu. “Kami bermain bagus, kami hampir men­cetak gol. Namun, itulah sepak bola, semuanya bisa berubah dalam sedetik. Kami tidak mampu menemukan solusi untuk ma­salah yang kami hadapi. Ada banyak kekecewaan, tetapi kami harus terus bekerja karena musim ma­sih panjang,” tutur pemain asal Meksiko tersebut.

Theo Hernandez menjadi pemain yang disorot karena aksi divingnya membuat Rossoneri harus bermain dengan 10 orang. Namun, Gimenez dan seluruh rekannya di AC Milan tetap mendukungnya.

“Hari ini giliran Theo, tetapi itu bisa terjadi pada siapa saja, ini sepak bola. Kami sangat menghormati Theo, dia mendapat dukungan penuh dari kami. Dia selalu memberikan se­galanya untuk Milan dan merupakan salah satu bek sayap terbaik di dunia,” ucap pemain 23 tahun ter­sebut.

Setelah dipastikan tidak lolos, Gimenez berharap rekan setimnya segera melupakan pertandingan ini. “Sekarang kita tidak boleh melihat ke belakang dan kita harus melihat ke depan. Kita harus bekerja secara diam-diam untuk mencapai tujuan kita,” pung­kasnya.

Sebelum datang ke AC Milan, Santiago Gimenez sudah mencetak lima gol dari lima pertandingan bersama Feyenoord di Liga Champions. Total, ia sudah mencetak enam gol musim ini di kompetisi elit antar klub Eropa tersebut. (jpg)