PAYAKUMBUH/50 KOTA

Kelurahan dan Kecamatan Ujung Tombak Pelayanan Publik

0
×

Kelurahan dan Kecamatan Ujung Tombak Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
PENYUSUNAN RENCANA KERJA— Camat Kecamatan Payakumbuh Barat Ul Fakhri menghadiri Forum Perangkat Daerah Penyusunan Rencana Kerja tahun 2026 dan Forum Konsultasi publik (FKP) tentang Standar Pelayanan Publik 2025 Kecamatan Payakumbuh Barat.

PAYAKUMBUH, METRO –Camat Kecamatan Paya­kumbuh Barat, Ul Fakhri, dalam Forum Perangkat Daerah Penyusunan Rencana Kerja tahun 2026 dan forum konsultasi publik (FKP) tentang standar Pelayanan Publik 2025 Kecamatan Payakumbuh Barat, menyebut Kelurahan dan Kecamatan menjadi ujung tombak pela­yanan publik.

Tentu sebut Camat yang ramah dan murah senyum itu meminta ASN sebagai aparatur pemerintah, harus terus memberikan pelayanan yang berkualitas kepada ma­sya­rakat. Maka kolaborasi dan kerjasama melalui peran aktif masya­rakat, sangat penting dilakukan.

“Indek kepuasan ma­syarakat dalam pelayanan Publik di Kecamatan Payakumbuh Barat mencapai 91, 26 persen. Ini menunjukkan pelayanan yang diberikan pak lurah sangat baik. Dan tentu pelayanan ini akan terus le­bih baik. Meski sudah baik, tentu tuntutan ma­sya­rakat akan lebih tinggi lagi. Maka ini akan kita tingkatkan terus,” sebut Camat dihadapan peserta Renja.

Selain itu, Camat juga menyampaikan terkait dengan Inpres Nomor 1 tahun 2025. Tentu kegiatan terutama yang bersentuhan dengan masyarakat juga akan berdampak. “Kencangkan ikat pinggang, karena kegiatan akan terganggu, dengan masyarakat juga akan ikut terganggu, maka kita berharap ada peningkatan partisipasi,” pinta camat.

Pada kesempatan itu, camat juga  menekankan terkait persoalan narkoba, kenakalan remaja, balap liar, dan gejala sosial lainnya. Untuk itu, perlu dilakukan penguatan terhadap karakter dan pemahaman keagamaan kepada ma­syarakat terutama ge­nerasi muda.

Permasalahan sosial di Kecamatan Payakumbuh Barat, sebutnya cu­kup komplek dan banyak, karena memang Kecamatan Payakumbuh Barat, penduduknya paling padat dan juga heterogen. Termasuk kelurahan paling banyak  dengan jumlah 17. “Tentu ini menjadi tugas berat kita bersama,” sebutnya.

Hadir dalam Renja yang dimoderatori Sekretaris Camat, Aulia Fajrin, Stakeholder di Kecamatan Payakumbuh Barat, Lurah, BPN, Kapolsek, Danramil, KB, KUA, MUI, LPM, Kepala Puskesmas, Balai Penyuluh Pertanian, Tokoh masyarakat, Pendamping PKH, TKSK, LH, Sosial dan undangan lainnya. (uus)