PISANG, METRO–Talud penahan jalan raya Pisang yang terletak di simpang Parakkarambia RT 02/RW III, sejak dua mingga lalu ambruk. Hal ini diduga disebabkan tonase kendaraan tak sepadan dengan ruas jalan yang hanya memiliki lebar 3 meter itu.
Jika curah hujan tinggi, maka debet air yang mengaliri selokan akan cepat meluap ke jalan. Tak hanya itu, di lokasi itu juga sering terjadi kemacetan, khususnya pada jam sibuk.
“Untuk menghindari terjadinya hal yang tak diiinginkan, Minggu (16/2) siang hingga sore, warga bersama Karang Taruna, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, gotong royong untuk pembangunan talud baru,” ujar Lurah Pisang, Kecamatan Pauh, Adek Deswarman, Senin (17/2).
Dikatakan Adek Deswarman, pengerjaan talud penahanan jalan raya Pisang yang ambruk itu diperkirakan sepanjang lima meter.
“Berkat swadaya masyarkat, kita membeli bahan bahannya semen, kerikil, pasir serta perlengkapan lain sehingga pengerjaan selsai hampir menjelang sore,” kata Adek Deswarman.
“Jika melihat dari antusias masyarakat Pisang untuk memperbaiki talud banda penahan jalan itu, kami dari pihak Kelurahan Pisang salut. Mulai dari masyarakat biasa, ASN, RT, RW, kaum ibu tak ketinggalan menyediakan makanan, berbaur di lokasi,” lanjut Adek.
Sementara itu Ketua RT 01/6 Meri mengaku, aktivitas gontong royong di Pisang sudah menjadi darah daging. “Apalagi Lurah Pisang, Adek Deswarman yang begitu dekat dengan warga langsung bekerja mengomandoi pekerjaan sehingga kami warga sangat antusias,” ucap Meri. (ped)






