METRO SUMBAR

Melirik OPD Yang Miliki Inovasi Baru, Bangun Ruang Pelayanan Publik

0
×

Melirik OPD Yang Miliki Inovasi Baru, Bangun Ruang Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

Padangpariaman – DINAS Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Padangpariaman saat ini telah membangun ruang pelayanan satu pintu. Dalam ruangan tersebut semua lampisan masyarakat dapat mendapatkan pelayanan. Mulai dari pelayanan ketenaga kerja, Perdagangan UMKM dan koperasi. Artinya, semua bidang yang ada di Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM yang di Kabupaten Padangpariaman bisa dilayani di ruangan tersebut.
Pembangunan ruangan pelayanan tersebut adalah satu inovasi baru Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Padangpariaman, karena selama ini belum ada.
“Masyarakat tidak lagi susah-susah untuk mendapatkan pelayanan di Dinasnya, karena kita telah membangun satu ruangan untuk keperluan masyarakat,” kata Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Padangpariaman Dewi Roslaini, kemarin.
Di ruangan tersebut katanya, masyarakat yang akan mendapatkan pelatihan di BLK dapat langsung diterima di sana. Begitu juga masyarakat yang butuh pembinaan kepada UMKM dan koperasinya. Untuk pelatihan BLK tahun anggaran 2019 ini katanya, dinasnya mendapatkan 43 paket pelatihan, mulai dari mesin sepeda motor, mobil, menjahit, perkatoran .
Kemudian dinasnya juga melakukan pembinaan-pembinaan kepada semua koperasi yang ada di Kabupaten Padangpariaman.
“Saat ini sebanyak 218 koperasi dalam pembinaan kita,” ungkapnya.
Dalam pembinaan tersebut sebanyak 118 saat ini telah aktif koperasinya. “Untuk tahun 2019 ini bertambah dua unit koperasi yang saat ini sangat aktif dan lansung mendapatkan pembinaan dari kita,” ungkapnya.
Semua pengurus koperasi tersebut katanya, diberikan pelatihan akutansi, manajemen, penilaian kesehatan simpan pinjam koperasi, penilaian koperasi berprestasi, pemantauan dan pengawasan dana pemerintah, revalitasi koperasi dan promosi produk unggulan.
Selanjutnya, dinasnya juga melakukan pembinaan kepada UMKM se Padangpariaman. Jumlah UMKM yang dibina sekarang mencapai jumlah 13261. dari jumlah tersebut sebanyak 12936 UMKM skala kecil dan 325 skala besar.
Atas dasar itulah katanya, ia meminta kepada semua generasi muda bangsa se Padangpariaman jangan terlalu mengharapkan menjadi seorang Apartur Sipil Negara (ASN), karena untuk menjadi seorang aparatur tersebut. “Generasi muda harus persiapan diri untuk hidup mandiri dengan membuka lapangan perkerjaan baru. Saya yakin pelatihan di BLK, mereka langsung siap pakai se sampai di lapangan,” kata Dewi Roslaini.
Dengan menciptakan lapangan perkejaan baru katanya, tentu generasi muda atau masyarakat Padangpariaman akan lebih mudah untuk meningkatkan dan mengejot perekonomiannya sehari-hari.
”Generasi muda kita bisa menjadi tenaga kerja ke luar negeri atau dalam negeri, seperti berkerja di perusahaan asing atau lokal, salah satunya di Batam,“ katanya.
Karena itu, dinasnya hingga kini rutin melakukan pembinaan dan pelatihan generasi muda bangsa yang ada di Kabupaten Padangpariaman. Seperti pelatihan menjahit, bengkel sepeda motor, keteranpilan las, perkantoran, disain grafis dan jenis lainnya.Apalagi katanya, ia terus melakukan evaluasi setamat dari pelatihan Balai Latihan kerja (BLK) dinasnya ini tidak ada yang menganggur.
“Baik kerja di luar negeri maupun dalam negeri. Apalagi mereka diterima tidak dibatasi umur dan ijazah untuk ikut pelatihan di BLK, tapi untuk tahun 2019 banyak yang tamatan SMA dan bangku kuliah,” ungkapnya.
Lihat saja katanya, sekarang saja yang tamatan BLK tahun anggaran 2018 sebanyak 14 orang telah berkerja, mereka berkerja di luar Sumbar.
”Generasi muda bangsa yang dilatih di BLK semuanya siap pakai untuk bekerja. Untuk 2019, kita mendapat 43 paket pelatihan, sekarang 12 paket telah kita dilaksanakan dengan sumber dana APBN 2019,” tandasnya (efa)

Baca Juga  Pendidikan Politik Bagi Tokoh Masyarakat, Arkadius: Bentuk Insan Sadar Politik dan Bermoral