METRO SUMBAR

Aliran Listrik Mati Mendadak, Warga Sipora Utara Gerah

0
×

Aliran Listrik Mati Mendadak, Warga Sipora Utara Gerah

Sebarkan artikel ini
LISTRIK MATI—Terlihat gudang mesin pembangkit listrik milik PLN Mentawai yang terletak di Tua Pejat.

MENTAWAI, METRO–Mengalami mati listrik secara mendadak tentu menjengkelkan bagi ma­syarakat Sipora Utara, apa­lagi ketika sedang di­perlukan untuk hal penting. Faktor penyebab listrik tiba-tiba mati ini bisa bermacam-macam. Pema­dam listrik yang berapa hari terjadi di area Pulau Sipora membuat masya­rakat gerah berapa hari ini hingga pelosok Mentawai se­ring mengalami mati hidup secara bergiliran.

Kepalah PLN Kepulau­an Mentawai, Irwan Ardianto mengatakan, banyak alasan dan kendala yang sering terjadi PTD/PLN itu sendiri. “Kondisi yang se­karang ini terjadi, membuat hampir semua pelanggan PLN melakukan protes dan mengeluarkan cibiran me­nohok,” ungkap Irwan Ardianto.

Namun kata Irwan Ardianto, PLN tetap secara maksimal melakukan la­yanan dan perbaikan sepanjang waktu siang malam demi untuk masyarakat Kepulauan Mentawai yang membutuhkan penera­ngan.

Masalah aliran listrik sering mati mendadak,  Irwan Ardianto meng­ung­kapkan, bahwa memang baru baru ini, pihak PLN sedang melakukan perbaikan secara sistematis dan bertahap.

“Terkait mati lampu dan dan hidup itu disebabkan karena ada beberapa penyebab dan memang harus terjadi. Mengingat perbaikan ini agak sedikit memakan waktu,” tutur Kepala PLN UPL Mentawai, Irwan Ardianto.

Baca Juga  Wagub Sumbar: Busana Adat Pilihan Ketua DPR buat Bangga Ranah Minang

Dikatakan Irwan Ar­dianto, dalam beberapa hari ke depan akan kita lakukan pemeliharaan, sehingga pemadaman begini harus kita lakukan. Karena jika kita tidak lakukan pemeliharaan terkait de­ngan mesin ini, akan fatal jadinya. “Bisa bisa semua unit akan menjadi rusak. Jadi ibaratnya di servis u­lang,” ucapnya.

Di bulan Februari ini, memang ada jadwal pemeliharaan besar besaran, ada beberapa unit mesin yang harus kita perbaiki dan harus ada pergantian sparepart.

“Dengan adanya perbaikan itu, tentunya beberapa mesin tidak bisa bero­perasi, dengan demikian terjadilah pemadaman rutin dibeberapa wilayah secara bergantian,” ungkap Irwan.

Irwan Ardianto juga menyebutkan, adanya perbaikan mesin secara rutin itu untuk menyiapkan dan mengantisipasi pasokan listrik memasuki masa Ramadhan 1446 H tahun ini.  “Maka langkah antisipasi kita supaya tidak terjadi pemadaman yang luas pada saat masa Idul Fitri. Mesin harus segera diperbaiki secara maksimal dari sekarang,” terangnya.

Baca Juga  Pingin Dekat Lagi Mengenal Sosok Indra Safjri, ini Prestasi dan Sepak Terjangnya

Irwan mengaku, se­karang ini, PLN memiliki 8 unit mesin dan ada penambahan satu unit mesin yang didatangkan dari Muko Muko Bengkulu yang mana saat ini lagi pemasangan. Jadi dengan hadirnya satu unit mesin yang baru ini, berharap bisa mengatasi masalah listrik yang mati hidup mati hidup.

“Atas nama manajemen PLN khususnya PLN Mentawai memohon maaf atas ketidaknyamanan yang kami berikan, karena terkait dengan dampak pemadam ini bisa menimbulkan stigma atau pemikiran positif dari masyarakat. Semua yang terjadi bukan unsur kesengajaan namun karena adanya perbaikan dan kendala lain yang dia­lami oleh PLN itu sendiri,” tutur Irwan Ardianto.

Juga kata Irwan Ar­dianto, terkhusus pada ma­syarakat pelanggan PLN, mohon lebih bersabar lebih menahan diri, dan memberikan support dan doa kepada tim kami yang sedang bekerja di lapangan. “Agar diberikan kemudahan sehingga pemadaman dan perbaikan bisa kita tuntaskan dan listrik se­gera pulih,” ucapnya. (rul)