BERITA UTAMA

Audiensi Kapolri dan FKN, Komitmen Perkuat Persatuan dan Keberagaman Nusantara

0
×

Audiensi Kapolri dan FKN, Komitmen Perkuat Persatuan dan Keberagaman Nusantara

Sebarkan artikel ini
AUDIENSI— Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bertemu dengan Forum Keberagaman Nusantara (FKN).

JAKARTA, METRO–Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Nasional Forum Keberagaman Nusantara (DPN FKN) pada Rabu (12/2). Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini dihadiri oleh Ketua Umum FKN Arif Rahmansyah Marbun beserta jajaran pengurus.

Dalam kesempatan ter­sebut, Kapolri turut di­dampingi oleh sejumlah pejabat utama Polri. Di an­taranya adalah Kabaintelkam, Kadivpropam, Ka­divhumas, Wakaba­res­krim, Waastamaops Kapolri, Kakorbinmas Bahar­kam, Dirsosbud Baintel­kam, dan Karo Watpers SSDM.

“Iya kemarin Bapak Kapolri menerima audiensi dari jajaran pengurus Forum Keberagaman Nusantara yang dipimpin langsung oleh Pak Arif Rahmansyah Marbun,” jelas Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho, Jumat (14/2).

Kadivhumas menuturkan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat komitmen dalam menjaga kerukunan di Indonesia. Sebagai negara dengan keberagaman etnis, budaya, dan agama, harmoni sosial menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional.

“Dalam audiensi itu disepakati bagaimana menjaga kerukunan di Indonesia. Bapak Kapolri juga berterima kasih, karena FKN turut aktif menjaga persatuan dan kesatuan di negeri ini,” ungkap Kadivhumas.

Selain itu, pertemuan ini juga membahas peran kearifan lokal dalam memperkuat hubungan antarwarga. Kearifan lokal dinilai sebagai perekat sosial yang telah diwariskan turun-temurun dan berperan penting dalam membangun keharmonisan di tengah masyarakat yang heterogen.

“Dengan keberagaman ini, kami meyakini bahwa Indonesia akan lebih kuat dalam menghadapi ber­bagai tantangan ke depan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang menjadi cita-cita kita bersama,” ujar Kadivhumas.

Pertemuan antara Ka­polri dan FKN ini menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat sipil menjadi kunci dalam menjaga keutuhan bangsa. Kolaborasi yang erat diharapkan mampu mencegah potensi konflik serta memperkuat semangat persatuan di tengah ber­bagai perbedaan yang ada. (jpg)