PADANG, METRO–Satu unit mobil Toyota Avanza yang dikendarai teknisi tower rusak parah usai tertabrak kereta api di perlintasan Simpang Masjid Darusalam, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (10/2) sekitar pukul 16.30 WIB.
Tak hanya membuat mobil ringsek, tiga orang teknisi tower yang berada di dalam mobil bernama Anggel Syahputra (28), Ronald Rolindo (23), dan Zainul Efendi (34) yang sama-sama warga Sijunjung, mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya, akibat kecelakaan tersebut sebanyak tiga orang menjadi korban yang mengalami luka-luka, dan mobil minibus Avanza mengalami ringsek.
“Kronologis kejadian berawal saat Mobil Avanza warna Silver BA 8094 JW dari arah Padang memasuki Simpang Masjid Darusalam dan tiba-tiba datang kereta api Minangkabau Ekspres B27 dari arah BIM menuju Padang langsung menghantam mobil yang ditumpangi korban,” kata Kompol Afrrino kepada wartawan.
Dijelaskan Kompol Afrino, akibat hantaman tersebut menyebabkan mobil terpental ke arah halaman Masjid Darusalam dengan posisi terguling ke kanan dan mengeluarkan asap putih.
“Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung membantu untuk mengembalikan posisi semula mobil yang terguling. Sopir dan dua penumpang mobil kemudian dievakuasi oleh warga dari dalam mobil dengan kondisi luka-luka,” jelas Kompol Afrino.
Kompol Afrino menuturkan, setelah mendapat laporan adanya insiden kecelakaan itu, pihaknya bergegas ke lokasi dan membawa ketiga korban yang diketahui bekerja sebagai teknisi tower asal Sijunjung itu ke rumah sakit. Mereka pun langsung mendapatkan penanganan medis.
“Korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina. Akibat kecelakaan kereta api menyebabkan Anggel Syahputra mengalami luka di bagian kepala, korban Ronald Rolindo mengalami cedera dibagian leher, luka dibibir. Sedangkan Zainul Efendi mengalami luka lecet,” ujar Kompol Afrino.
Ditambahkan Kompol Afrino, kondisi mobil yang dikendarai ketiga korban mengalami kerusakan yang sangat parah pada bagian kanan mobil remuk akibat kerasnya hantaman kereta api dan kaca depan pecah.
“Mobil yang dikendarai korban sudah dievakuasi dari lokasi. Pasalnya, kecelakaan itu juga sempat menganggu arus lalu lintas kendaraan karena ramainya warga yang ingin menyaksikan,” tuturnya.
Kompol Afrino pun mengakui pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan ini. Sementara itu, warga sekitar dihimbau untuk selalu waspada dan memperhatikan rambu-rambu keselamatan saat melintasi area perlintasan kereta api. (brm)






