BERITA UTAMA

Yakin Menteri dari Golkar Tak Kena Reshuffle, Bahlil: Pak Presiden Tahu Kualitas Kami

0
×

Yakin Menteri dari Golkar Tak Kena Reshuffle, Bahlil: Pak Presiden Tahu Kualitas Kami

Sebarkan artikel ini
TANGGAPI— Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menanggapi isu reshuffle menteri kabinet Kabinet Merah Putih.

JAKARTA, METRO–Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia meyakini kader Partai Golkar yang menjadi menteri di Kabinet Merah Putih akan terbebas dari ancaman reshuffle. Dia menyebut, Presiden RI Prabowo Subianto tahu kualitas menteri dari Golkar.

Hal itu disampaikan Bahlil dalam rangka merespons isu reshuffle pasca Prabowo menyam­paikan ancaman akan me­nindak anak buah­nya jika tak becus dalam bekerja.

“Anggota kabinet kan di Golkar ini ada sekitar dela­pan menteri, tiga wamen, satu gubernur Lemhannas. Kami yakin dan percaya bahwa Presiden tahu betul tentang kualitas daripada kader-kader Partai Gol­kar,” kata Bahlil kepada wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Ba­rat.

Di sisi lain, Bahlil eng­gan berkomentar lebih jauh terkait isu reshuffle Menteri Kabinet Merah Putih. Sebab, urusan reshuffle kata Bahlil, me­rupa­kan kewenangan penuh Prabowo selaku Presiden Republik Indonesia.

“Jangan kita men­cam­puri, mengomentari, apa­lagi menganalisa berlebi­han tentang apa yang men­­­jadi hak prerogratif Ba­pak Presiden. Tapi kami yakin, Golkar Insya Allah semua baik-baik saja,” je­las Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Ancaman Prabowo ke Anak Buah

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ko­mit­mennya untuk men­jalankan pemerintahan yang bersih. Dia pun tak se­gan untuk menindak anak buahnya yang masih ban­del.

Hal itu ditegaskan Pra­bowo saat memberikan sam­butan dalam acara Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU di Istora Senayan, Ja­karta Pusat.

Awalnya, Prabowo me­nga­ku telah memberikan peringatan berkali-kali ter­kait kebersihan institusi, baik swasta maupun pe­me­rintah.

“100 hari pertama ya, saya sudah beri peringatan berkali-kali, sekarang siapa yang bandel, siapa yang dablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat pemerintah yang bersih, saya akan tindak,” kata Prabowo. (*)