OLAHRAGA

Sikat Spurs 4-0 di Anfield, Arne Slot Memburu Sejarah Piala Liga Bersama Liverpool

0
×

Sikat Spurs 4-0 di Anfield, Arne Slot Memburu Sejarah Piala Liga Bersama Liverpool

Sebarkan artikel ini
CARABAO CUP— Liverpool FC menapak ke final Piala Liga atau Carabao Cup untuk ke-15 kalinya, usai menang 4-0 pada leg kedua babak semifinal yang berlangsung di Stadion Anfield, Jumat (7/2) dini hari.

INGGRIS, METRO–Liverpool FC menapak ke final Piala Liga atau Carabao Cup untuk ke-15 kali­nya. Capaian itu membuat mereka tim paling sering masuk final dalam sejarah turnamen yang berlangsung sejak 1960 itu.

Liverpool masuk final berkat kemenangan 4-0 atas Tottenham Hotspur pada leg kedua semifinal Jumat (7/2) dini hari di Anfield. Dengan demikian The Reds unggul agregat 4-1 atas Spurs. Empat gol Li­verpool disumbangkan Cody Gakpo (34’), Mohamed Salah (51’-pen), Dominik Szoboszlai (75’), dan Virgil van Dijk (80’).

Berkat hasil ini, sang juara bertahan akan ber­tanding di Wembley melawan Newcastle bulan de­pan. Sebelumnya, The Magpies menumpas Arsenal di babak semifinal dengan skor agregat 4-0.

Arne Slot memuji momen spesial yang terjadi setelah membawa Liverpool ke final Carabao Cup di musim pertamanya. Mes­ki demikian, ia tak mau terlarut dalam euforia pencapaian tersebut.

Daripada menikmati kesuksesan terbarunya, pelatih asal Belanda ini sudah memikirkan kom­petisi lain menjelang perjalanan Piala FA akhir pekan ini melawan tim Divisi Championship, Plymouth.

“Ini menyenangkan, meskipun jika Anda sedikit mengenal saya, pikiran saya lebih tertuju pada hari Minggu daripada memikirkan final bulan depan,” kata Slot seperti dilansir dari laman resmi klub.

“Penampilan kami a­dalah sesuatu yang membuat saya senang. Mencapai sebuah laga final seharusnya selalu menjadi sesuatu yang spesial, bahkan bagi klub ini, karena klub ini terbiasa bermain di laga final,”.

“Namun kami juga berada dalam misi untuk bermain di final, meskipun kami tahu betapa sulitnya laga final nanti karena kami menghadapi Newcastle dan mereka juga tampil impresif kemarin.

“Tetapi ada banyak per­tandingan yang harus dimainkan sebelum final dan di sinilah fokus kami seharusnya berada.”

Liverpool benar-benar mendominasi pertandingan dan menang dengan sedikit kecemasan melalui gol-gol dari Cody Gakpo, Mohamed Salah, Dominik Szoboszlai, dan Virgil Van Dijk, sedangkan Tottenham yang sedang dilanda ce­dera hampir tidak memberikan ancaman.

“Tottenham memiliki begitu banyak masalah cedera, itu mungkin alasan utama mengapa mereka kemasukan gol,” sambung Slot.

“Namun mereka juga selalu mampu mencetak gol dan menciptakan banyak peluang, jadi bagi kami untuk tampil begitu agresif tanpa bola hingga mereka membutuhkan waktu 80 menit sebelum melakukan tembakan tepat sasaran pertama mereka.”

Slot juga memperingatkan kepada para pesaing bahwa Liverpool semakin kuat setelah mereka memastikan tempat di final Carabao Cup bulan depan.

“Bagi saya ada dua alasan mengapa kami menjadi lebih kuat musim ini. Ketika Anda bermain lebih banyak bersama, semakin banyak pertemuan dan sesi latihan membantu kami,” ujar Slot.

Sementara itu, selain kemenangan 4 gol tanpa balas, inilah fakta lain per­tandingan semifinal kali ini.

Gol penalti winger Li­verpool Mohamed Salah di laga ini merupakan yang kedelapan pada musim ini di semua ajang kompetisi. Dengan demikian, total gol pemain timnas Mesir itu menjadi 26.

Versi Opta untuk gol penalti dalam semusim, rekor masih dipegang pemain legendaris Liverpool Steven Gerrard. Yaitu 11 gol di musim 2013-2014. Artinya, Salah butuh 3 gol dari titik penalti untuk menyamai rekor Gerard. Namun siapa tahu, Salah ma­lah melampauinya musim ini.

Dengan tambahan 4 gol ke gawang Spurs, maka Liverpool sudah mengoleksi 519 gol di ajang Piala Liga. Hal itu menempatkan mereka sebagai tim terproduktif di Piala Liga.

Di semua ajang musim 2024-2025 ini, Liverpool sudah membuat 91 gol. Adapun untuk angka kebobolan mencapai 31 gol  “Pemain menunjukkan mentalitas yang kuat. Kami datang ke pertandingan ini dengan deficit kalah 1 gol dan kami bisa membalikkan situasi,” ujar Slot usai laga.

Spurs bioleh disebut sebagai lawan favorit Mohamed Salah. Berdasarkan Squawka, rekor gol dan umpan gol Salah terbilang ciamik khusus dalam per­tandingan menghadapi The Lilywhites, julukan Spurs.

Dalam 18 penampilan versus Spurs, Salah membuat 13 gol serta 4 umpan gol. Khusus pada pertan­dingan Jumat (7/2), selain membuat gol dari titik penalti, Salah juga memberikan umpan gol buat Cody Gakpo.

Kapten dan bek Liverpool Virgil van Dijk membuat namanya masuk da­lam daftar pencetak gol di laga Jumat (7/2) ini. Dengan demikian Van Dijk sudah membuat 3 gol buat Liverpool di semua ajang musim ini.

Menurut TNT Sports, Van Dijk kini merupakan bek tersubur di kancah sepak bola Inggris. Terhitung sejak 2018, Van Dijk  membuat 26 gol di semua ajang yang diikutinya.

“Saya selalu bangga dapat memimpin kawan-kawan dalam setiap per­tandingan. Namun pencapaian di laga ini merupakan satu yang spesial,” ucap Van Dijk dikutip ITV Football.

Dalam catatan Opta Spurs tampil melempem ketika berhadapan dengan Liverpool di leg kedua semifinal ini. Son Heung-min dkk sama sekali tanpa tembakan on target ke gawang Liverpool!. “Angka 0 tembakan on target lawan Liverpool ini merupakan yang pertama dalam era kepelatihan Ange Postecoglou,” tulis Opta di akun X. (rom)