METRO SUMBAR

Makin Rusak Parah, Masyarakat Berharap Jalan Payakumbuh-Lintau Diperbaiki Tahun Ini

2
×

Makin Rusak Parah, Masyarakat Berharap Jalan Payakumbuh-Lintau Diperbaiki Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
MAKIN RUSAK— Kondisi jalan di ruas jalan Payakumbuh-Lintau makin rusak dan mengkhawatirkan. Banyak titik jalan berlubang dan bisa membahayakan pengendara sepeda motor dan kendaraan lainnya jika tidak diperbaiki.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Bertahun tahun ma­syarakat harus menikmati jalan rusak di ruas Payakumbuh-Lintau. Parah, itulah ucapan dari pengguna jalan yang lewat. Laju kendaraan beringsut, akibat lubang yang dalam. Semua badan jalan berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan. Lengah sedikit nyawa bisa mela­yang.

Kondisi jalan milik Pro­vinsi itu rusak makin meng­khawatirkan saat musim hujan, sebab selain terdapat genangan air di ratusan titik jalan berlobang, juga kerap terjadi kecelakaan karena pengendara kerap terperosok masuk kedalam jalan berlobang. Mobil bermuatan terbalik, pengguna motor jatuh, nampaknya sudah menjadi pemandangan biasa.

Antisipasi dampak yang lebih besar dari jalan rusak itu, masyarakat berharap perbaikan bisa segera dilakukan Pemerintah Pro­vinsi maupun pihak lainnya pada tahun ini. Hal tersebut diungkapkan ma­sya­rakat Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota.

Baca Juga  Majelis Taklim Tanjung Mutiara dapat Bantuan Rebana

“Kami masyarakat Kecamatan Lareh Sago Halaban, sangat prihatin de­ngan kondisi jalan Payakumbuh-Lintau, karena kondisi jalan sangat parah, apalagi pengguna jalan sangat ramai. Dampaknya tidak saja terhadap kesehatan karena debu, juga dam­pak kecelakaan akibat jalan rusak itu,” ucap Yus­wardi, baru-baru ini.

Lebih jauh ia berharap agar perbaikan bisa segera dilakukan oleh Pemerintah Provinsi maupun pihak terkait, sehingga tidak ada lagi korban kecelakaan akibat jalan rusak. “Kedepannya tentu kita berharap perbaikan bisa segera dilakukan pada tahun ini oleh Peme­rintah Provinsi maupun pihak terkait,” ulasnya.

Hal senada juga disampaikan pengguna jalan lainnya, Rama, ikut sedih melihat kondisi jalan Payakumbuh-Lintau yang benar-benar rusak parah. Bahkan sudah ada yang ambruk dan hanya bisa dilalui satu kendaraan, karena polongan pecah. “Memang kita berharap sekali jalan lintas Payakumbuh-Lintau ini jadi prioritas bagi pemerintah untuk diperbaiki. Karena saat melintasi jalan rusak itu, butuh waktu lama, yang biasanya bisa ditempuh hitungan menit,” harapnya.

Baca Juga  Surat Edaran Anak Usia 6 - 12 Tahun Divaksin, Arfian: Tidak Ada Paksaan Jika Orang tua Keberatan

Sebelumnya berbagai aksi dilakukan masyarakat di Jalan itu sebagai bentuk protes karena jalan utama tersebut tak kunjung diperbaiki, diantaranya menanam pohon pisang, meman­cing di genangan air atau jalan berlobang serta memasang spanduk yang ber­tuliskan sendiran kepada Pemerintah.

Tidak itu saja, upaya perbaikan juga dilakukan secara swadaya, bahkan mantan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi juga pernah melakukan perbaikan, namun karena jalan kerap dilalui kendaraan besar pengangkut hasil tambang dengan muatan melebihi kapasitas, sehingga jalan kembali hancur. (uus)