METRO SUMBAR

Pj Bupati Pimpin Apel Kesiapsiagaan dan Gladi Evakuasi Mandiri, Gempa Megathrust Capai 8,9 SR di Barat Daya Siberut

0
×

Pj Bupati Pimpin Apel Kesiapsiagaan dan Gladi Evakuasi Mandiri, Gempa Megathrust Capai 8,9 SR di Barat Daya Siberut

Sebarkan artikel ini
APEL KESIAPSIAGAAN— Pj Bupati Kepulauan Mentawai,Fernando Jongguran Simanjuntak usai pimpin apel kesiapsiagaan dan Gladi Evakuasi Mandiri dalam menghadapi potensi megathrust dan tsunami di Kecamatan Sipora Selatan, Rabu (5/2).

MENTAWAI, METRO–Fernando Jongguran Simanjuntak, sebagai Pj. Bupati Kepulauan Mentawai, menghadiri apel kesiapsiagaan dan Gladi Evakuasi Mandiri dalam menghadapi potensi megathrust dan tsunami di Kecamatan Sipora Selatan, Rabu (5/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, me­ngingat Kepulauan Mentawai berada di wila­yah yang rawan gempa dan tsunami.

Apel dipimpin langsung oleh Pj. Bupati dan diikuti oleh berbagai unsur, termasuk BPBD, TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati menekankan pen­­­tingnya kesiapan semua pihak dalam meng­hadapi potensi bencana.

Baca Juga  Program Musrenbang Tanjung Emas harus Terealisasi

“Keselamatan masya­rakat adalah prioritas utama. Kita harus selalu siap dengan langkah-langkah mitigasi, salah satunya melalui latihan seperti ini agar masyarakat memahami prosedur evakuasi yang benar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pj. Bupati menegaskan pentingnya melakukan gladi simulasi evakuasi mandiri secara rutin, agar setiap orang tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa dan tsunami.  “Kita semua su­dah tahu bahwa wilayah yang saat ini kita berada merupakan kawasan yang memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami,” kata Fernando.

Ia menjelaskan bahwa Mentawai merupakan sa­lah satu daerah di Indonesia dengan potensi tinggi terhadap bencana gempa bumi dan tsunami, karena berada di zona megathrust, yaitu zona rawan gempa akibat pertemuan lempeng Indo-Australia.

Baca Juga  "BLT, Bukan untuk Beli Baju Baru"

“Bila bencana ini terjadi, berdasarkan hasil penelitian para ahli, potensi gempa megathrust diper­kirakan mencapai kekuatan 8,9 Skala Richter di barat daya Siberut, yang da­pat menghasilkan gelombang tsunami setinggi 20 meter,” jelasnya.

Dengan terus dilakukannya Gladi Evakuasi Mandiri, diharapkan dapat menghindari atau me­ngu­rangi kerugian materi, korban jiwa, serta kerusakan bangunan.  “Latihan ini juga bertujuan untuk me­ningkatkan respons cepat masyarakat dan memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman ben­cana,” ingatnya. (rul)