BERITA UTAMA

Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Angkatan Udara Terus Dorong Kesiapan Tempur Satuan Operasi

0
×

Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Angkatan Udara Terus Dorong Kesiapan Tempur Satuan Operasi

Sebarkan artikel ini
RAPAT EVALUASI— Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Andyawan Martono Putra memimpin rapat evaluasi lomba antar satuan operasional TNI AU pada Rabu (5/2).

JAKARTA, METRO–Melalui Asta Cita, Presiden Prabowo Subianto mendorong TNI untuk memantapkan sistem perta­hanan dan keamanan negara. Karena itu, TNI AU terus berusaha memastikan kesiapan tempur setiap satuan operasi yang mereka miliki.

Lomba antar satuan operasi menjadi salah satu cara yang ditempuh oleh Angkatan Udara untuk mendorong para prajurit meningkatkan kemampuan dan kesiapan tempur.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Andyawan Martono Putra memimpin langsung rapat evaluasi kompetisi tersebut pada Rabu (5/2).

Andyawan menyampaikan bahwa kompetisi itu bukan agenda biasa, melainkan sebagai kesempatan bagi Angkatan Udara mengevaluasi satuan-satuan operasional yang mereka punya sekaligus memper­siapkan langkah untuk mengantisipasi tantangan ke depan.

“Kompetisi ini bukan hanya tentang mencari yang terbaik. Ini adalah cerminan kesiapan nyata satuan operasional dalam menghadapi tantangan pertahanan udara yang semakin kompleks,” ungkap Andyawan melalui keterangan resmi pada Kamis (6/2).

Di tengah tantangan yang semakin kompleks, perwira tinggi bintang tiga TNI AU itu menyatakan bahwa seluruh satuan operasional Angkatan Udara harus mampu beradaptasi, berinovasi, dan merespons setiap ancaman dengan langkah cepat dan tepat.

Karena itu, instansinya harus memastikan seluruh satuan operasional selalu dalam keadaan siap tempur. Apalagi bila merujuk pada tanggung jawab menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia yang sangat luas. Menurut Andyawan, jumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) bukan satu-satunya tolok ukur.

Dia menilai ada hal lain yang tidak kalah penting. Termasuk diantaranya kemampuan dan kesiapan tempur setiap satuan operasional tersebut. Lewat lomba antar satuan operasional, Andyawan bersama pejabat teras Angkatan Udara melakukan penilaian secara komprehensif. Proses itu berlangsung selama sembilan bulan.

“Komitmen ini semakin ditegaskan dalam rapat evaluasi yang menjadi wujud keseriusan TNI AU dalam memperkuat kapabilitas tempur secara progresif dan berkelanjutan,” imbuhnya. (jpg)