BERITA UTAMA

Undang Presiden Prabowo Hadiri Fleet Review, TNI AL Berharap MNEK Bisa Turunkan Tensi Ketegangan di Laut China Selatan

0
×

Undang Presiden Prabowo Hadiri Fleet Review, TNI AL Berharap MNEK Bisa Turunkan Tensi Ketegangan di Laut China Selatan

Sebarkan artikel ini
RAPIM TNI AL— KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali membuka Rapim TNI AL 2025 di Mabesal pada Kamis (6/2).

JAKARTA,  METRO–TNI AL mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk hadir dalam salah satu rangkaian kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Bali pada pertengahan bulan ini. Mereka berharap, Prabowo bisa turut serta dalam fleet review atau inspeksi armada kapal perang yang dijadwalkan berlangsung 16 Februari mendatang.

Secara keseluruhan ada puluhan kapal dari berbagai negara yang bakal hadir. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan hal itu saat diwawancarai pada Kamis (6/2).

“Kami sudah ajukan beliau (Prabowo) untuk bisa hadir, terutama melaksanakan fleet review, menginspeksi kapal-kapal perang dari tamu negara-negara sahabat,” ungkap dia.

Ali menyebut, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin sudah dipastikan bakal hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara negara-negara yang mengonfirmasi kedatangan mereka dalam latihan operasi kemanuasiaan itu sudah hampir 40 negara. Termasuk negara-negara besar.

“Saat ini yang sudah confirm hadir ada 39 negara. Kemudian ada beberapa alutsista yang dihadirkan, baik itu kapal perang asing maupun pesawat patroli maritim,” terang Ali.

Dari TNI AL, Ali memastikan sejumlah kapal perang dan alutsista lainnya bakal dikerahkan. Selain menjadi jalan diplomasi internasional, MNEK di Bali menjadi ajang bagi TNI AL untuk menghadirkan suasana yang lebih baik di antara Angkatan Laut dari berbagai belahan dunia.

Ali juga berharap, agen­da internasional itu bisa menurunkan tensi ke­te­gangan di kawasan, khu­susnya di Laut China Selatan. “Harapannya bisa me­nu­runkan tensi situasi di Laut China Selatan,” ucap man­tan panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I tersebut.

Selain fleet review, MNEK 2025 di Bali akan disertai dengan beberapa agenda seperti International Maritime Security Symposium. “Nanti semuanya bisa berkolaborasi untuk menyatukan kepentingan, menyamakan kepentingan, terutama dalam latihan penanganan operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Karena, itu yang sering kita hadapi saat ini,” kata orang nomor satu di Angkatan Laut tersebut. (jpg)