SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

DPKP2LH Siapkan Penataan Kebersihan dan Lingkungan Hidup, 37 Negara Asing Bakal Hadiri Siminar Internasional

0
×

DPKP2LH Siapkan Penataan Kebersihan dan Lingkungan Hidup, 37 Negara Asing Bakal Hadiri Siminar Internasional

Sebarkan artikel ini
USAI—Kepala DPKP2LH Adriyus Putra uasi wawancara di ruang kerjanya, Rabu (5/2).

SAWAHLUNTO, METRO–Dukung pelaksanaan simposium yang renca­nanya dijadwalkan pada tanggal 2 Mei 2025 di Kota Sawahlunto dengan mendatangkan 37 negara, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPKP2LH) Kota Sawah­lunto menyiapkan sejumlah penataan dalam hal kebersihan dan lingku­ngan hidup.

Kepala DPKP2LH Adriyus Putra menjelaskan tentang hal yang akan mulai dilakukannya untuk mendukung acara Simposium yang merupakan Iven Internasional, Rabu (5/2).

“Salah satu bentuk du­kungan yang diberikan tersebut adalah dari kebersihan lingkungan Kota seperti kebersihan taman, lampu lampu taman, pe­ngecatan dinding taman, dan lain sebagainya,” ung­­kap Adriyus Putra.

Adriyus Putra juga menambahkan sebagai kota yang akan dijadikan tempat seminar internasional yang akan dihadiri oleh ratusan orang dari beberapa negara, tentu kebersihan lingkungan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan.   “Dengan kota yang bersih dan asri tentu akan menjadikan tamu tamu tersebut merasa lebih nyaman untuk stay di Sawahlunto” paparnya menjelaskan.

Disebutkan lebih lanjut, mulai bulan ini pihak­nya akan kerahkan seluruh petugas untuk memulai apa yang seharusnya dikerjakan, baik itu pengecatan dinding taman, penataan taman, lampu taman, penataan kebersihan lingkungan dan lain sebagainya.

“Kita berharap kegiatan yang dilaksanakan ini dapat berkontribusi dalam mempromosikan kota Sawahlunto ke tingkat Dunia, sehingga Sawahlunto semakin dikenal” imbuhnya lagi

Salah Satu Delegasi Indonesia untuk Simposium tersebut, Rahmad Gino menuturkan, sampai saat ini dari Pusat, masih belum terdengar pembatalan kegiatan Simposium tersebut , dan direncanakan tetap akan dilaksanakan di Kota Sawah­lunto yang akan diikuti sekitar 300 orang dari utusan 37 negara.

“Direncanakan Simposium tersebut akan dilaksanakan selama beberapa hari dengan beberapa rangkaian kegiatan seperti seminar, penanaman pohon, kunjungan situs bersejarah, wisata mak itam dan rangkaian kegiatan lainnya,” terang Rahmad Gino.  (pin)