BERITA UTAMA

KSAL Tugaskan Pushidrosal Fokus Operasi Survei Bawah Laut di Wilayah Timur Indonesia

0
×

KSAL Tugaskan Pushidrosal Fokus Operasi Survei Bawah Laut di Wilayah Timur Indonesia

Sebarkan artikel ini
SALAM KOMANDO— KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Budi Purwanto di Mako Pushidrosal pada Selasa (4/2).

JAKARTA, METRO–Bertepatan dengan syukuran Hari Hidrografi TNI AL pada Selasa (4/2), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menugaskan Pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) fokus melaksanakan operasi survei di wilayah timur Indonesia. Operasi tersebut bakal dilaksanakan sepanjang 2025 untuk memetakan kondisi bawah laut di sana.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Ali saat ditanyai oleh awak media di Markas Komando (Mako) Pushidrosal, Ancol, Jakarta Utara (Jakut).

“Untuk operasi survei (bawah laut pada 2025), kami akan fokus ke Indonesia timur. Pushidrosal akan melaksanakan pemetaan terhadap alur-alur sempit yang mungkin berbahaya. Fokusnya 2025 ini dilaksanakan di Indonesia timur,” terang dia.

Laksamana Ali menyampaikan bahwa Pushidrosal memiliki peran penting dalam membuat peta bawah laut. Baik untuk kepentingan militer maupun sipil. Tidak heran, mereka diakui secara nasional maupun internasional.

“Pushidrosal berkepentingan mengatur seluruh data-data atau pemetaan dari pipa-pipa maupun kabel-kabel bawah laut,” ujarnya.

Termasuk diantaranya kabel bawah laut untuk kebutuhan komunikasi dan telekomunikasi seperti internet. Kemudian pipa-pipa minyak milik PT Pertamina.

“Karena itu, Pushidrosal juga menjadi penting saat ini karena menghubungkan telekomunikasi dan terkait dengan pipa-pipa juga untuk kepentingan Pertamina dan kepentingan SKK Migas,” jelas dia.

Pushidrosal memiliki beberapa kapal survei. Selain untuk kegiatan survei, mereka kerap terlibat dalam operasi SAR bawah air. Misalnya pencarian korban jatuhnya pesawat beberapa tahun lalu.

Guna memperkuat Pushidrosal, TNI AL berniat menambah kapal survei baru. Saat ini, mereka menyiapkan dua kapal survei dengan teknologi dan kemampuan yang jauh lebih tinggi. (jpg)