PAYAKUMBUH/50 KOTA

Wartawan Payakumbuh Jajal Station Mini Soccer Cafe

0
×

Wartawan Payakumbuh Jajal Station Mini Soccer Cafe

Sebarkan artikel ini
HADAPI— Tim Bola Wartawan Luak Limo Puluah saat menghadapi tim bola wartawan Bukittinggi.

PAYAKUMBUH, METRO –Pertandingan persahabatan antara tim bola Wartawan Luak Limo Puluah (Kota Payakumbuh-Lima Puluh Kota) dengan kawan-kawan wartawan Kota Bukittinggi, berlangsung sengit, di Station Mini Soccer Cafe Jorong Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sabtu (1/2).

Meski dikemas dalam Laga persahabatan,  kedua tim bermain penuh semangat dan tetap tampil secara maksimal. Kedua tim sejak menit-menit awal melancarkan serangan untuk membobol ga­wang lawan. Gol pembuka, berhasil dicetak tim Tamu.

Tendangan kearah gawang Tim Bukittinggi tidak mampu ditepis penjaga gawang hingga berbuah gol cantik. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan Tim Wartawan Payakumbuh. Tidak menggendorkan serangan ke gawang Tim Bukittinggi. Hingga Gol kedua kembali tercipta.

Tertinggal dua angka, Tim Bukittinggi yang dikomandoi wartawan Antara, Alfatah terus berupaya membobol gawang Tim Kota Payakumbuh, hingga kedudukan berobah 2-1. Gawang Tim Kota Payakumbuh yang dijaga Fegi Andriska akhirnya kebobolan setelah puluhan kali berhasil diselamatkan.

Bermain sengit, akhirnya per­tan­dingan persahabatan itu berakhir dengan skor 5-5. Kedua Tim terlihat sangat menikmati permainan di Lapangan Satation Mini Soccer Cafe Jorong Padang Tarok. “Alhamdulillah, kami sangat menikmati jamuan pertandingan persahabatan yang digagas kawan-kawan Jurnalis Kota Bukittinggi. Lapangannya juga sangat bagus, tidak rugi kami datang jauh dari Kota Payakumbuh untuk bermain disini,” ucap Ikhlasul Ihsan, Kapten Tim Wartawan Payakumbuh.

Dibangun dengan dana Besar, Diharapkan Bawa dampak Positif

Sementara H. Tasman, Owner atau Pemilik Station Mini Soccer Cafe Jorong Padang Tarok, menyebutkan bahwa investasi yang ia lakukan dengan dana yang cukup besar dibidang olahraga itu diharapkan membawa dampak Positif bagi masyarakat, terutama generasi muda agar terhindar dari berbagai hal-hal negatif.

Selain itu, investasi yang dilakukan juga merupakan sarana atau wadah untuk menyalurkan hobby serta silaturahmi sesama pecinta olahraga, khususnya sepakbola

“Bagi saya pribadi ini (Investasi Lapangan Mini Soccer) adalah fashion dan hobby. Bagi saya ini bisa menjadi wadah cari Kawan, teman maupun silaturahmi sesama pecinta olahraga. Investasi ini bukan tentang nilai, tapi tentang nilai-nilai positif,” ucapnya.

Lebih jauh ia menyebutkan, olahraga juga menjadi sarana menghindari berbagai Penyakit Masyarakat (PEKAT), dengan berolahraga, fisik dan fikiran generasi muda akan menjadi sehat.

Dengan Investasi yang dilakukan, ia juga berharap berdampak pada daerah, terutama di Kawasan tempat keberadaan lapangan Mini Soccer lebih dikenal dan membawa hal-hal positif. “Keberadaan Mini Soccer yang kedepannya akan terus kita lengkapi dengan berbagai fasilitas, kita harapkan dapat menjadikan daerah ini lebih dikenal sehingga membawa dampak positif,”  harapnya. (uus)