AGAM/BUKITTINGGI

Pelantikan Wako dan Wawako Bukittinggi Dijadwalkan 20 Februari 2025 di IKN

0
×

Pelantikan Wako dan Wawako Bukittinggi Dijadwalkan 20 Februari 2025 di IKN

Sebarkan artikel ini
ZOOM MEETING— Pemkot Bukittinggi melaksanakan zoom meeting dengan Mendagri Tito Karnavian terkait proses pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih 2025.

BUKITTINGGI, METRO–Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi terpilih, Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis, akan resmi dilantik pada 20 Februari 2025 di Ibu Kota Negara (IKN), Jakarta. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Da­lam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui rapat virtual pada Senin (3/2).

Mendagri mengungkapkan bahwa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024 lalu menunjukkan ada 296 daerah tanpa sengketa hukum, termasuk 21 provinsi, 225 kabupaten, dan 50 kota. Sementara itu, sebanyak 249 daerah masih menghadapi gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK), dengan total 311 sengketa.

Tito Karnavian menjelaskan bahwa MK akan mengeluarkan keputusan terkait sengketa Pilkada pada 4-5 Februari 2025. Dengan mempertimbangkan hal ini, pelantikan kepala daerah akan dilakukan dalam dua tahap.

Baca Juga  Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Kota Bukittinggi Dimulai

“Awalnya, pelantikan ba­gi daerah yang tidak menghadapi gugatan di MK direncanakan pada 6 Februari 2025. Namun, karena ada proses penyelesaian sengketa, pelantikan ditunda hingga 20 Februari 2025,” jelasnya.

Sementara itu, bagi kepala daerah yang masih berstatus sengketa, pelantikannya akan dilakukan bertahap sesuai hasil keputusan MK.

Mendagri menekankan bahwa percepatan pelantikan kepala daerah penting untuk memastikan stabilitas politik, ekonomi, dan pemerintahan di daerah.

“Pelantikan yang cepat akan memberikan kepastian politik, mendorong pergerakan ekonomi, mempercepat implementasi APBD sesuai visi-misi kepala daerah terpilih, serta mencegah potensi ketidakstabilan,” ujar Tito.

Baca Juga  Peringatan HAB ke-73, Kemenag Gelar Gerak Jalan Kerukunan

Menanggapi keputusan ini, Pj Sekda Bukittinggi, Al Amin, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi telah siap mengikuti proses pelantikan serta menyusun berbagai rangkaian penyambutan untuk wali kota dan wakil wali kota terpilih.

“Kami telah lama mempersiapkan penyambutan sejak rencana pelantikan awal pada 6 Februari. Dengan adanya perubahan ini, kami akan menyesuaikan skenario baru menyambut pelantikan pada 20 Februari sambil menunggu Surat Ke­putusan (SK) resmi dari Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

Zoom meeting ini juga diikuti oleh Wakil Ketua DP­RD Zulhamdi Nova Candra, Asisten 3 Setdako Syafnir, Sekwan Melwizardi, serta beberapa pejabat lainnya. (pry)