JAKARTA, METRO–Drama sembilan gol terjadi saat Barcelona mengalahkan Benfica 5-4 pada matchday 7 League Phase Liga Champions 2024/2025 di Estadio da Luz hari Rabu (22/1) dini hari WIB.
Pada laga ini, Barcelona sempat tertinggal 2-4. Namun berkat tiga gol dalam 20 menit, Barcelona sukses membalikkan keadaan 5-4. Kemenangan ini membuat Barcelona memastikan tiket lolos langsung ke fase knockout Liga Champions 2024/2025.
Benfica sudah unggul saat laga berjalan dua menit berkat Vangelis Pavlidis, yang sempat dibalas Barca lewat penalti Robert Lewandowski. Tuan rumah kembali memimpin lewat sepasang gol Pavlidis. Keunggulan 3-1 Benfica bertahan sampai turun minum.
Raphinha menipiskan selisih pada menit ke-64, tapi kembali melebar empat menit berselang karena gol bunuh diri Ronald Araujo. Penalti kedua Lewandowski mengubah skor jadi 3-4 untuk Barca.
Jelang akhir laga, Barca bikin dua gol lain lewat Eric Garcia pada menit ke-86 dan Raphinha pada menit ke-96 untuk mengunci kemenangan dramatis. Gol kemenangan Barca sendiri diwarnai kontroversi karena Benfica merasa seharusnya dapat penalti lebih dulu.
Dengan hasil ini, Barcelona tetap berada di posisi kedua klasemen fase liga Liga Champions dengan 18 poin dari tujuh pertandingan dan lolos langsung ke 16 besar. Benfica sendiri ada di posisi 18 dengan 10 poin.
Usai pertandingan, pelatih Barcelona, Hansi Flick mendeskripsikan laga kontra Benfica begitu gila karena saking ketatnya. “Itu adalah pertandingan yang gila. Hal terbaik adalah mentalitas. Inilah sepak bola. Saya rasa saya tidak pernah mengalami kebangkitan seperti ini,” kata Hansi Flick.
“Mereka sangat baik dalam transisi dan mereka telah menandai kami dengan baik. Mereka memaksa kami untuk bertahan sangat dalam, karena kami tidak berada di posisi yang tepat. Pergantian pemain sangat membantu kami,” lanjutnya.
Pertandingan ini penuh dengan drama, namun juga banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemain Barcelona maupun Benfica.
Sosok kiper Wojciech Szczesny jadi sorotan. Dia dinilai membuat blunder pada momen gol kedua Benfica lalu memberikan tendangan penalti kepada Vangelis Pavlidis untuk mencetak hat-trick.
Ini merupakan penampilan pertama pemain Polandia tersebut di Liga Champions untuk Barcelona, namun Flick membela keputusannya untuk menurunkan sang pemain veteran ketimbang Inaki Pena.
“Pemain mana yang tidak melakukan kesalahan? Kami semua membuat kesalahan. Kami menang dan kalah bersama. Saya menyukai apa yang saya lihat darinya di babak kedua,” ungkap Hansi Flick. (*/rom)






