METRO SUMBAR

Mahasiswa Gelar Aksi di Bawah Hujan, Desak Transparansi Beasiswa Baznas Pessel

0
×

Mahasiswa Gelar Aksi di Bawah Hujan, Desak Transparansi Beasiswa Baznas Pessel

Sebarkan artikel ini

PESSEL METRO— Meski hujan mengguyur deras, lima mahasiswa asal Pesisir Selatan yang menempuh pendidikan di Kota Padang tetap bersemangat menyampaikan orasi di depan kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (21/1), pukul 16.30 WIB.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari Polres Pessel serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar.

Membentangkan spanduk bertuliskan, “Turunkan Pimpinan Baznas Pessel, Baznas Tolol, Baznas Tidak Becus,” mereka menyuarakan sejumlah tuntutan.

Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Daerah (Ormada) Pesisir Selatan ini meminta klarifikasi terkait keterlambatan pencairan dana beasiswa Baznas tahun 2024 bagi mahasiswa yang kuliah di luar Pesisir Selatan.

Baca Juga  Porbi Berburu Babi di Nagari Pasie Laweh

Muhammad Rifai, mahasiswa ITP Padang sekaligus perwakilan Ormada, menyampaikan bahwa mahasiswa kecewa dengan kurangnya transparansi Baznas dalam proses pendaftaran dan penentuan penerima beasiswa. “Tidak ada keadilan dan kejelasan kriteria penerima beasiswa. Kami meminta penjelasan langsung dari Ketua Baznas,” tegas Rifai dalam orasinya.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Pesisir Selatan, Yose Leonando, S.H, M.H, M.K.n., menemui mahasiswa dan memberikan penjelasan. Yose menyatakan bahwa proses pencairan beasiswa berjalan sesuai prosedur, namun ada kendala teknis yang menyebabkan keterlambatan.

“Keterlambatan ini disebabkan oleh banyaknya rekening pendaftar yang tidak aktif, sehingga kami harus melakukan verifikasi ulang. Kami sudah meminta mahasiswa mengganti nomor rekening dengan yang aktif,” ungkap Yose.

Baca Juga  Jambore Tingkatkan Wawasan Kader PKK

Ia juga menjelaskan bahwa pencairan dana dilakukan langsung ke rekening mahasiswa untuk menghindari masalah dengan pihak kampus terkait potongan pembayaran. Adapun untuk beasiswa tahap 1 tahun 2024 bagi mahasiswa yang kuliah di Pesisir Selatan, pencairan dijadwalkan pada 23 Januari 2025. Sebanyak 750 mahasiswa akan menerima bantuan sebesar Rp1.500.000 per orang.

Setelah mendengar penjelasan dari Ketua Baznas, para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. Aksi ini diharapkan dapat menjadi titik awal peningkatan transparansi dan keadilan dalam program beasiswa Baznas Pessel. (rio)