PADANG, METRO – Media cetak, elektronik dan online mempunyai peran penting dalam menyebarluaskan informasi program KKBPK kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Syahruddin saat membuka Workshop kemitraan dengan media cetak, elektronik dan online se-Sumbar, Selasa (26/3).
“Media massa telah banyak membawa manfaat bagi bangsa Indonesia yang telah memasuki era reformasi. Sehingga bangsa kita bisa lebih dewasa dalam menyikapi dinamika yang ada, tidak terkecuali mengenai kependudukan,” kata Syahruddin.
Syahruddin menambahkan, sejak BKKBN ada pada tahun 70- an, peran media cetak dan elektronik telah begitu besar sehingga BKKBN yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga bisa eksis sampai saat sekarang ini.
“Pentingnya pemberitaan yang baik dan benar oleh insan media juga sangat menentukan keberhasilan dan penerimaan program KKBPK sampai ke lini terbawah dalam lapisan masyarakat. Dahulu kita mengenal BKKBN hanya berfokus pada masalah kelahiran melalui program KB dan alat kontrasepsinya. Namun sekarang, BKKBN telah bertransformasi begitu cepat untuk mengambil leading sektor dibilang kependudukan dan pembangunan keluarga Indonesia,” ujar Syahruddin.
Khusus di Sumbar, perkembangan program KKBPK cukup menggembirakan, target-target program yang diamanahkan kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar.
“Alhamdulillah menunjukan perkembangan hal yang bisa kita banggakan bersama. Total Fertility Rate (TFR) dari tahun 1991 sekitar 3,6 telah menunjukan penurunan yang sangat signifikan menjadi 2,5 pada tahun 2017 berdasarkan SDKI 2017,”ujarnya.
Ketua Pelaksana, Desra Kasubdit AKI BKKBN Sumbar mengatakan, Workshop ini bertujuan untuk menjalin kemitraan dengan media yang ada di Sumbar, bagaimana komitmen dan sinegritas media dalam menyebarluaskan informasi program KKBPK kepada masyarakat.
“Kegiatan ini diikuti 65 peserta dari berbagai media cetak, elektronik dan online se-Sumbar dengan nara sumber Ganang Widiyanto Kakiyat dan Plt Kabid Adpin Mardalena Wati Yulia,” ujarnya. (boy)





