MUSYAWARAH Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Ngalau digelar dengan komitmen menyusun program-program prioritas untuk pembangunan tahun 2025. Bertempat di Hotel Pangeran pada Selasa (14/1), agenda tersebut menghasilkan 15 usulan program yang difokuskan pada infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pengembangan kapasitas masyarakat.
Lurah Ngalau, Dedi Adrian, menjelaskan beberapa program utama yang telah diusulkan. Di antaranya renovasi saluran irigasi tani, pengedaman saluran irigasi Sigata, penutupan drainase, pemasangan pagar pengaman vertikal garden, hingga perbaikan riol di RT 13.
“Kami juga mengusulkan rehab jalan menuju PAUD Mawaddah, pendaman tebing di permukiman warga, serta pengadaan PMT Posyandu. Semua ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara langsung,” ungkap Dedi.
Menurut Dedi, Musrenbang adalah forum penting untuk menjaring aspirasi masyarakat. “Kami berupaya menyusun program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga. Dengan hasil ini, kami harap pembangunan di Ngalau lebih efektif dan berdampak nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Benny Satria, Kasi Sosial Kecamatan PPT yang mewakili camat, menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam proses perencanaan.
“Kami harap hasil Musrenbang ini menghasilkan program yang aspiratif, berkualitas, dan tepat sasaran. Sinergi semua pihak menjadi kunci agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Benny.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga realisme dalam menyusun program prioritas. “Perencanaan dan penganggaran membutuhkan waktu dan proses yang matang. Hindari janji yang terlalu muluk agar program dapat direalisasikan dengan baik,” tegas Benny.
Musrenbang Kelurahan Ngalau menjadi langkah awal dalam memastikan kebutuhan masyarakat terakomodasi dalam pembangunan 2025. Dengan prioritas pada kebutuhan dasar seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, Kelurahan Ngalau berharap dapat mendorong peningkatan kesejahteraan warganya. (rmd)






