METRO SUMBAR

Menteri Ketenagakerjaan dan Gubernur Sumbar, Bahas Prospek Ekonomi dalam Kegiatan Dialog Nasional Alumni Unand

0
×

Menteri Ketenagakerjaan dan Gubernur Sumbar, Bahas Prospek Ekonomi dalam Kegiatan Dialog Nasional Alumni Unand

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Gubenur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, berikan sambutan saat silaturahmi Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas (Unand).

PADANG, METRO–Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas (Unand) menggelar silaturahmi serta dialog nasional dengan tema “Pros­pek Pertumbuhan Ekonomi Nasional Di Masa Pemerintahan Presiden Baru”, di Truntum Hotel, Padang. Sabtu (11/1). Hadir pada kesempatan itu Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof Yassierli, Gubenur Sumbar, Mahyeldi Ansha­rullah, Rektor Unand, Efa Yonnedi serta ratusan alum­ni Unand.

Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli pada kesempatan itu memaparkan soal penguatan aspek ketenegakerjaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Tantangan kedepan semakin besar dan berat, butuh sinergi dan kolaborasi,” katanya.

Prof. Yassierli juga me­nyebut para pemangku kepentingan perlu meningkatkan fokus dan sinergitas dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Menurutnya, kedua hal itu seringkali menjadi kelemahan yang tidak disadari dalam penyelesaian ma­salah di Indonesia.

Baca Juga  75 ASN/Guru Kemenag Diambil Sumpah

“Seringkali kita ingin menyelesaikan  banyak hal sekaligus, sehingga penyelesaiannya tidak tuntas secara utuh, akibatnya tidak berselang lama, masalah yang sama muncul kembali. Fokus adalah kelemahan yang mesti diperbaiki,” ungkap Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli.

Menurutnya, mahasis­wa dan dosen banyak me­lakukan ide dan riset yang mengupas tentang berbagai permasalahan. Tapi, pada umumnya mereka bekerja sendiri-sendiri, sehingga seringkali terobosan itu datangnya terlambat, kalah dengan ne­gara lain.

“Ingin berinovasi kita harus berkolaborasi. Permasalahan yang kerap terjadi, kita seringkali lambat karena bekerja sendiri-sendiri, di sini peran alumni harus hadir bagaimana menyatukan berbagai sumber daya,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya mendorong penguatan peran alumni untuk terlibat bersama pemerintah dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan.

Baca Juga  Korsatpel Tangkap Basah Transfer Muatan dan Pemalsuan BLUe

Dia menekankan, tantangan ekonomi akan semakin kompleks dan di sisi lain problematika global juga tidak bisa diabaikan serta isu global pun harus jadi perhatian. “Ini momen yang tepat, mensinergikan, mengkolaborasikan seluruh kekuatan untuk mensukseskan program strategis daerah dan nasio­nal,”ujar Mahyeldi.

Mahyeldi berharap me­lalui dialog nasional ini, akan melahirkan terobo­san untuk kelancaran pem­bangunan bangsa ke­de­pan. “Atas nama Pe­merin­tah Provinsi Sumate­ra Barat, saya ucapkan teri­ma kasih atas kehadiran Bapak Menteri dan semua pihak. Semoga tujuan acara ini tercapai dengan baik,” tutupnya. (fan)