METRO SUMBAR

Jajaran Rutan Batusangkar Apel Bersama Kemenkumham

0
×

Jajaran Rutan Batusangkar Apel Bersama Kemenkumham

Sebarkan artikel ini
IKUT APEL—Jajaran Rutan Batusangkar ikuti apel bersama memasuki awal tahun 2025 dengan jajaran Kemenkumham RI.

TANAHDATAR, METRO –Jajaran Rutan Batusangkar turut serta da­lam mengikuti pelaksa­naan Giat Apel Bersama Awal Tahun 2025 yang di­pimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Senin (6/1/25) pagi.

Bertempat di Aula Rutan Batusangkar, jajaran Rutan mengikuti giat apel secara virtual melalui Zoom Meeting.

Seluruh ASN Kemenko Kumham Imipas, Kemenkum, KemenHAM dan Kemenimipas juga menjadi partisipan giat Apel.

Dalam amanatnya, Menteri Koordinator Yusril Ihza Mahendra menegaskan pentingnya sinergitas dan kolaborasi dalam me­ningkatkan kualitas pela­yanan publik di tahun yang baru ini.

Ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja keras dalam mewujudkan Visi Kabinet Merah Putih, yaitu “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  Kejuaraan Payakumbuh Inlineskate Open 2024, 23 Klub Ambil Bagian

“Besar harapan saya agar kita semua dapat me­laksanakan tugas dan fungsi kita dengan mengoptimalkan sumberdaya yang ada dan dengan kerja bersama yang kuat agar kita menjadi bagian dari keberhasilan dalam mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045,” katanya.

Ia kemudian menyampaikan langkah strategis Kementerian yang sesuai dengan 8 Asta Cita dan 17 Program Prioritas Nasional, serta 8 Program Hasil Terbaik Cepat.

Mari bersama wujudkan Visi Kabinet Merah Putih Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045 melalui Pe­nyusunan Renstra Kementerian yang implementatif terhadap 8 Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas Nasional, dan 8 Program Terbaik Cepat, Melaksanakan Target Kinerja secara terukur dan selaras dengan Asta Cita, Melaksanakan Perjanjian Kinerja secara berjenjang oleh setiap Pejabat Manajerial sebagai pengampu kegiatan,

Baca Juga  Dankodaeral II Ikut Terima Kunjungan Wakil Presiden RI di Palembayan

Melakukan Efisiensi da­lam penggunaan anggaran dan tidak ada mark-up atau penggelembungan anggaran,Menggunakan perjalanan dinas secara selektif, Melaksanakan pro­gram kegiatan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Melakukan sinkronisasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan Kementerian dan Lembaga dalam pencapaian tujuan organisasi dan Melakukan pengawasan dan evaluasi kinerja pejabat manajerial yang tidak produktif, pung­kasnya. (ant)