METRO SUMBAR

Lepas Keberangkatan 2.200 Mahasiswa KKN Unand, Gubernur Mahyeldi: KKN Ikut Memajukan Nagari

0
×

Lepas Keberangkatan 2.200 Mahasiswa KKN Unand, Gubernur Mahyeldi: KKN Ikut Memajukan Nagari

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menilai bahwa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa sangat penting dalam upaya memajukan nagari/desa di Sumbar. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat melepas 2.200 Mahasiswa Uni­versitas Andalas (Unand) yang akan menjalani KKN Reguler 1 tahun 2025, Jumat (3/1).

“Pemprov Sumbar me­ngucapkan terima kasih ke­pada Bapak Rektor dan seluruh sivitas akademika Unand, yang terus meng­gelar program KKN di nagari dan desa di Sumbar,” ujar Gubernur dalam prosesi pelepasan di Auditorium Unand tersebut.

Terlebih, sambung Gubernur, saat ini KKN yang dijalani oleh mahasiswa adalah KKN model Tematik dengan tema-tema khu­sus yang mengedepankan potensi dan kebutuhan di tiap-tiap nagari/desa. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemprov Sumbar yang tengah berupaya mem­­perkuat nagari/desa, serta memperkuat peran lembaga dalam nagari/desa.

Baca Juga  BKSDA Komit Jadikan Rimbo Panti Destinasi Wisata

“Tentu akan banyak masukan yang diterima oleh nagari dari pelaksanaan KKN mahasiswa kita nantinya. Ini sejalan dengan program kita di Pemprov Sumbar, yang ingin menjadikan nagari sebagai benteng terdepan pembangunan dan perekonomian di Sumbar. Oleh ka­renanya, KKN sangat berarti penting bagi nagari dan desa kita,” ujar Gubernur lagi.

Sementara itu dalam sam­butannya, Rektor Unand,­ Efa Yonnedi menyatakan bahwa KKN adalah ruang belajar bagi mahasiswa di tengah masya­ra­kat. Diharapkan dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa Unand bisa memberikan kontribusi positif bagi kemajuan nagari/desa penempatan masing-masing.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Bapak Gubernur dan jajaran di Pemprov Sumbar, para Kepala Daerah beserta jajaran di kabupaten/kota, serta para dosen pembimbing lapangan (DPL) yang telah bersedia meluangkan waktu untuk mendampingi mahasiswa peserta KKN Unand saat bergiat di nagari/desa penempatan,” kata Efa Yonnedi.

Baca Juga  Canduang Usulkan 20 Prioritas Pembangunan 2020

Di samping itu dalam laporannya, Kepala UPT Pembelajaran di Luar Kampus (DLK) Unand, Jonrinaldi, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN di Unand saat ini berlangsung dua periode dalam satu tahun. Periode pertama pada Januari hingga Februari, dan periode kedua berlangsung pada Juli hingga Agus­tus.

“Sebelum pelaksanaan KKN Tematik ini, kami juga telah mengundang para Kepala Dinas Pembangunan Desa di kabupaten/kota serta para Wali Nagari di nagari/desa penempatan, untuk mendiskusikan berbagai rencana dan kegiatan yang akan dilakukan oleh mahasiswa Unand saat berada di lokasi KKN,” Jonrinaldi. (fan)