BERITA UTAMA

Melindas Lubang di Jalinsum, Mobil Rombongan SMK Pelayaran Terpental

0
×

Melindas Lubang di Jalinsum, Mobil Rombongan SMK Pelayaran Terpental

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, METRO – Kecelakaan lalulintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) diduga akibat ruas jalan yang rusak kembali terjadi. Sebuah mobil minibus yang berisikan enam siswa dan satu orang guru dari SMK Pelayaran Padang, menjadi korban, usai mobil melindas lubang yang menganga dan jalan bergelombang.
Diduga mengakibatkan mobil merek Avanza warna hitam terpental keluar jalan dan masuk ke dalam perkebunan sawit warga sedalam dua meter dari permukaan jalan. Minibus BA 1242 QE yang dikemudikan Adi Prayitno, seorang guru itu melaju dari arah Padang hendak menuju Kabupaten Dharmasaraya, pada Minggu (24/3).
Memasuki TKP, tepatnya di ruas jalan Kandang Baru-Pematang Panjang, Kabupaten Sijunjung kendaraan tersebut melindas jalan rusak dan mengakibatkan mobil oleng dan terpental keluar badan jalan. Akibat kejadian tersebut mobil yang dikendarai korban mengalami rusak berat.
Para korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Sijunjung untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban dievakuasi oleh petugas dari Satlantas Polres Sijunjung dan masyarakat setempat.
Kasat Lantas Polres Sijunjung Iptu Asep Wahyudi menjelaskan, kecelakaan tunggal tersebut diduga akibat lost control akibat bagian ruas jalan yang rusak dan berlobang. Data yang diperoleh, kendaraan itu berisikan penumpang di antaranya, Ilham Dwi Putra, Harist Eka Putra, Efri Amdani, Cut Natasya, Nir Hafis. Korban tersebut mengalami luka ringan.
”Setelah mendapat informasi adanya kecelakaan tersebut, anggota kita langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan evakuasi korban dan membawa ke rumah sakit terdekat bersama warga setempat,” tutur Kasat Lantas, Senin (25/3).
Para korban yang dibawa ke RSUD Sijunjung telah ada yang pulang. Saat ini ada dua orang yang masih dirawat, dan kemungkinan hari ini juga sudah bisa pulang. Terkait kecelakaan ini kita masih lakukan penyelidikan.
”Begitu juga melakukan evakuasi kendaraan yang rusak tersebut. Kita mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, agar kejadian kecelakaan bisa dicegah,” tambahnya. (ndo)