METRO PADANG

Kolaborasi PT Semen Padang-DLH Sumbar, Langkah Konkret dalam Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca

0
×

Kolaborasi PT Semen Padang-DLH Sumbar, Langkah Konkret dalam Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca

Sebarkan artikel ini
PENANAMAN KALIANDRA— PT Semen Padang berkolaborasi dengan DLH Sumbar melakukan penanaman ribuan bibit Kaliandra di Rimbo Sianok, Korong Kampuang Tanjuang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padangpariaman.

PADANGPARIAMAN, METRO–PT Semen Padang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar melaku­kan penanaman ribuan bibit Kaliandra di Rimbo Sianok, Korong Kampuang Tanjuang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (17/12) lalu.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Pa­dang Iskandar Z Lubis men­jelaskan, kolaborasi yang dilakukan antara PT Semen Padang dan DLH Sumbar itu merupakan langkah konkret dalam me­wu­judkan komitmen perusahaan terhadap mitigasi emisi gas rumah kaca serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Kami menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan adalah tanggung ja­wab bersama, dan penanaman ribuan bibit Kaliandra ini adalah salah satu bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam menjaga ekosistem dan kualitas udara yang lebih baik,” kata Iskandar.

Dia mengatakan, penanaman Kaliandra ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam mendorong implementasi program Alternative Fuel Resource (AFR), yang tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi energi tetapi juga mendukung target AFR anak usaha SIG itu.

Kaliandra, sebagai sa­lah satu tanaman berpotensi bioenergi, memiliki manfaat ganda, memperbaiki lingkungan melalui penyerapan karbondioksida (CO2) serta mendukung sumber bahan bakar alternatif yang berkelanjutan.

Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang Ilham Akbar menambahkan, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada DLH Sumbar dan masyarakat yang terlibat dalam penanaman bibit Kaliandra ini.

Ia menyebutkan, bahwa ada beberapa alasan kenapa kaliandra merah di­pilih untuk ditanam. Per­ta­ma, bertujuan untuk men­­­­dukung program Al­ter­­­natif Fuel Resource (AFR) sebagai program jangka panjang perusahaan dalam hal suistanability perusahaan atau keberlangsungan perusahaan yang ditargetkan pada ta­hun 2025, AFR sudah mencapai 16 persen.

“Kayu kaliandra ini memiliki 3800-4200 kilokalori (kkal), sama dengan kalori batubara yang dipakai di Semen Padang saat ini di kisaran 4000 kkal,” ujarnya.

Kepala DLH Sumbar Tasliatul Fuadi mengatakan, pihaknya mengapresiasi PT Semen Padang yang selalu berkomitmen dalam kepedulian terha­dap lingkungan.

“Penanaman bibit kaliandra juga dalam program pencapaian penutupan lahan tahun 2024 di Sumbar,” ujarnya.

Fuadi mengatakan upaya pemberdayaan yang dilakukan PT Semen Pa­dang memberi kontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan. Salah satunya dengan penanaman di areal terbuka. Dan ini bisa terus didorong dengan penanaman di lahan bekas tambang ilegal. (*)