METRO SUMBAR

Kepala Perwakilan BPKP Sumbar yang Baru, Mahyeldi Kukuhkan Arif Ardiyanto

0
×

Kepala Perwakilan BPKP Sumbar yang Baru, Mahyeldi Kukuhkan Arif Ardiyanto

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengukuhkan Arif Ardiyanto sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumbar, dalam agenda pengukuhan yang berlangsung di Istana Gubernur Sumbar, Selasa (17).

Dalam sambutannya, Mahyeldi meyakini bahwa sinergitas antara BPKP Sumbar dengan Pemda di Sumbar yang telah terjalin baik selama ini, akan terus berlanjut di bawah ke­pe­mimpinan baru. Kepala BPKP Sumbar sebelumnya, Dessy Adin, selanjutnya akan berganti tugas de­ngan Arif Ardiyanto, sebagai Direktur Pengawa­san Bidang Ekonomi Kreatif, Perdagangan, dan Kete­nagakerjaan BPKP RI.

“Atas nama Pemprov Sumbar, kami mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Arif Ardiyanto, dan terima kasih kepada Ibuk Dessy Adin yang telah bertugas di Sumbar lebih kurang selama 3,5 tahun,” ujar Mahyeldi da­lam agenda pengukuhan yang dihadiri oleh Deputi Kepala BPKP RI Bidang Investigasi, Agustina Arumsari tersebut.

Mahyeldi menyadari, bahwa tugas yang dijabat oleh Kepala BPKP Sumbar yang baru adalah amanah besar yang sangat berat.

Namun, ia meyakini dengan kapasitas dan pengalaman yang dimiliki Arif Ardiyanto, maka amanah tersebut akan dapat diemban dengan sebaik-baik­nya.

“Pemprov Sumbar sa­ngat menyadari begitu pentingnya peran BPKP Sumbar selama ini dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pem­bangunan dan penggunaan anggaran peme­rintah agar tetap taat da­lam koridor. Semua itu tentu demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan,” kata Mahyeldi lagi.

Sementara itu dalam sambutannya, Deputi Kepala BPKP RI Bidang Investigasi, Agustina Arumsari menegaskan bahwa BPKP sesuai dengan tujuan pembentukannya, bertugas untuk mengawal pelaksa­na­an pembangunan serta penggunaan APBN dan APBD. Sebab, setiap rupiah yang digunakan tersebut harus dipastikan bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masya­ra­kat.

“Good and clean go­vernance adalah sebuah keharusan. Kami memahami, bahwa masalah pembangunan sangat kompleks. Oleh karena itu, kami akan terus mengawal Pemda dan instansi vertikal di daerah dalam pelaksanaan pembangunan serta penggunaan anggaran, demi tercapainya tujuan dari program pembangunan nasional di bawah ke­pe­mimpinan Presiden Prabowo Subianto,” ucap Agustina. (fan)