PADANG, METRO – Kisah pilu dialami Noviyanti (10), murid kelas 4 Sekolah Dasar (SD) 28, Gurun Lawas, Padang. Noviyanti yang seharusnya bermain dengan teman sebayanya, sekarang harus terbaring di Rumah Sakit M Djamil, karena divonis menderita tumor ganas dengan diameter 20 cm.
Anak tunggal dari pasangan orang tua Rusli dan Menanti Gulo ini sudah 13 hari dirawat di Bangsal Anak RSUP M Djamil. Terlihat tumor ganas yang dideritanya makin membesar pada bagian kanan leher. Diceritakan sang ibu, Menanti Gulo, tumor yang dialami Noviyanti bermula terjadi tahun 2017. Pada waktu itu, kata Menanti, benjolan di bagian kanan leher anaknya terlihat sebesar biji kelereng.
“Ketika pertama kali dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa, hasil diagnosa pihak rumah sakit menyatakan bahwa di leher anak kami terdapat kalenjer getah bening,” kata Rusli, ayah Noviyanti yang didampingi ibunya ketika ditemui di Bangsal Anak RSUP M Djamil, Sabtu (23/3).
Rusli kembali menuturkan, setelah mengetahui anaknya menderita kalenjer getah bening, pihak keluarga membawa Noviyanti ke RS Ropanasuri.
“Operasi pembuangan kalenjer getah bening pertama kali dilakukan di RS Ropanasuri,” tegas Rusli yang berprofesi sebagai ojek online.
Namun, Rusli dan pihak keluarga terkejut melihat perubahan di leher anaknya. Setelah dilakukan operasi, lanjut Rusli, leher anaknya makin membesar. Singkat cerita, paparnya, keluarga sudah melakukan operasi yang keempat kali kali untuk pengangkatan tumor ganas di leher Noviyanti.
”Terakhir sebelum dibawa RSUP M Djamil, Noviyanti sempat dibawa ke RS Unand,” ujarnya.
Kondisi Noviyanti yang tubuhnya makin digrogoti tumor ganas, membawa keprihatinan bagi Masyarakat Milenial Nias Kota Padang untuk mengulurkan bantuan para dermawan rasa kepedulian. Atas inisiator Eddy Soja, perwakilan Masyarakat Milenial Nias Kota Padang memberikan santunan dana yang diterima langsung Rusli didampingi istrinya Menanti Gulo yang disaksikan perwakilan Onzalakhu, Thomas, Mr Hura dan S Telambanua.
“Kondisi Noviyanti yang menderita Tumor Ganas cukup memprihatinkan kita. Atas dasar itu kami berinisiatif memberikan santunan atau bantuan dan berharap pada pihak-pihak lain membantu pengobatan saudara kita ini,” jelas Eddy Soja.
Eddy Soja juga berharap, masyarakat Nias lainnya mengulurkan bantuan. Dikatakan Eddy Soja, bantuan bisa diberikan langsung kepada pihak keluarga atau melalui Rekening BRI 546901010968538 atas nama Menanti Gulo. Masyarakat Nias juga bisa menghubungi langsung pihak keluarga dengan nomor HP 082283458357 atau nomor Whatsapp (WA) 082170499139 atas nama Rusli. (fan)





