BERITA UTAMA

Dengar Kabar PDIP Bakal Digoyang, Megawati:Coba Kamu Awut-Awut Partai Saya!

0
×

Dengar Kabar PDIP Bakal Digoyang, Megawati:Coba Kamu Awut-Awut Partai Saya!

Sebarkan artikel ini
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri

JAKARTA, METRO–Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Sorkarno­putri mengaku telah mendengar kabar bahwa partainya akan digoyang oleh sejumlah pihak. Ia pun menantang pihak yang ingin meng­goyangkan partai berlambang kepala ban­teng bermoncong putih tersebut.

Hal itu diungkapkan Me­gawati saat memberi sambutan dalam acara peluncuran dan diskusi Buku Pilpres 2024 Antara Hukum, Etika, dan Pertim­bangan Psikologis di Hotel Fourseason, Jakarta Pusat, Kamis (12/12).

Mulanya, Megawati me­­ngaku telah diminta oleh sebagian besar kader­nya untuk memimpin PDIP. Namun, ia menyiratkan ingin pensiun dari dunia perpolitikan.

“Sekarang masih keren diminta oleh seluruh ang­gota partai secara akla­ma­si, ‘kalau ada nanti kong­­­res ibu musti jadi lagi,’ enak aja emangnya gue enggak bo­leh pensiun,” tutur Me­gawati.

Lantas, Megawati pun mengungkapkan PDIP akan digoyahkan saat kongres. Hal itu sengaja ia bocorkan lebih awak ke publik. “Ini biar kede­ngeran kenapa? Karena aku juga ada nih berita, nanti di kongres karena sekarang kurang bisa berhasil, ka­tanya di kongres juga mau diawut-awut, saya sengaja nih supaya pada ke­de­nga­ran dah. Coba kamu awut-awut partai saya,” kata Megawati yang langsung disambut tepuk tangan para peserta.

“Lho ya yang keren kenapa tepuk tangannya berarti kalian enggak sim­pati sama saya setengah hati atau barangkali ada juga di sini dua kaki? Ojo guyu hehe,” imbuhnya.

Sebut Polri Terlibat Pemilu dan Rekayasa Kasus Sambo

Megawati  menduga bahwa institusi Polri belakangan ini melakukan rekayasa hukum. Mega­wati menyinggung pena­nganan kasus mantan Ke­pala Divisi (Kadiv) Propam Irjen Pol Ferdy Sambo yang membunuh ajuda­n­nya, Brigadir J. Ia pun me­nyebut, Polri terlibat se­cara institusi dalam agenda Pemilu.

“Polri dari berbagai laporan yang ada sampai terlibat secara institusional dalam pemilu, dan terbukti telah melakulan rekayasa hukum sebagaimana ter­cer­min dalam kasus Sam­bo,” kata dia.

“Kasus Sambo, saya kan udah curiga. Gila deh. Saya tahu forensik, maka­ nya kan aneh toh yo, kok Bu Mega tahu forensik lah, opo lah opo,” sam­bungnya.

Ia sejak awal menduga ada rekayasa dalam pe­ngusutan kasus pembu­nuhan yang didalangi Fer­dy Sambo. Megawati pun mengaku langsung ber­tanya kepada orang di Kepolisian.

“Saya bilang ini pasti ada pemalsuan. Saya ber­tanya pada waktu itu orang Polri suruh saya nanya gini, betulkah katanya ada pelecehan? Harusnya fo­rensiknya ada. mana?” pungkas Megawati. (jpg)