METRO SUMBAR

Hadiri Silaturahmi Akbar Masyarakat Minang Nasional, Gubernur Mahyeldi: Jaga Soliditas Perantau

0
×

Hadiri Silaturahmi Akbar Masyarakat Minang Nasional, Gubernur Mahyeldi: Jaga Soliditas Perantau

Sebarkan artikel ini
BERSAMA—Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Ketua DPP Induk Keluarga Minang (IKM) Boy Rafli Amar, saat bincang bincang.

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi yang di­dampingi oleh Kadis Kebudayaan Pemprov.Sumbar Jefrinal Arifin dan Kepala Badan Penghubung Pem­prov. Sumbar Aschari Cah­yaditama, mengapresiasi Induk Keluarga Minangkabau yang silaturrahmi akbar masyarakat Minang nasional”  di Graha Ala­wiyah, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Minggu(8/12).

Kegiatan ini menurut gubernur menjadi bukti bahwa Induk Keluarga Minangkabau berkomitmen untuk dapat menjaga soli­ditas para perantau. Sekaligus komitmen agar orga­nisasi ini tetap menjadi wa­dah silaturrahmi bagi para perantau sekaligus menjadi tali sambung bagi para perantau dengan kampung halamannya.

Berdirinya sebuah organisasi di peran­tauan, lanjut gubernur tentu memiliki misi khusus salah satunya menjadi manfaat bagi masyarakat, kampung halaman serta bangsa ne­gara. IKM diharapkan men­jadi organisasi perantau yang akan memberikan dampak postif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Moto organisasi IKM Bersatu, Mandiri, Sejahtera telah menjadi harapan kita bersama untuk seluruh perantau Minang di seluruh penjuru dunia. Kita berharap semua pengurus IKM dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan semaksimal mungkin demi kemajuan masyarakat, kampung ha­laman serta bangsa dan negara,”ungkap Mahyeldi.

Ketua DPP Induk Keluarga Minang (IKM) Boy Rafli Amar mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud semangat menjaga adat dan budaya di perantauan sekaligus upaya menjaga silaturrahmi dengan sesama perantau minang  membentuk berbagai lembaga atau komunitas sebagai wadahnya.

“Budaya kita memiliki nilai kearifan lokal tentang anjuran merantau, tentang proses mengadu nasib di negeri orang dan kemudian kembali pulang membawa hasil kesuksesan. Namun demikian, merantau bagi orang Minangkabau dituntut untuk tetap mampu menjaga dan menjadikan adat istiadat, norma, dan nilai budaya Minang­kabau terpelihara, dihormati dan dikembangkan dari generasi ke generasi meskipun tidak tinggal di kampung halaman,” kata Boy Rafli pada saat me­nyampaikan sambutannya.

Boy Rafli juga mengajak segenap para perantau yang hadir untuk tetap kompak dan mengesampingkan perbedaan, khususnya perbedaan pilihan pada saat pemilu maupun pilkada yang telah berlalu.

“Mari kita sudahi perbedaan diantara sesame kita orang Minang di perantauan. Mari kita saling memaafkan, kita lanjutkan Kembali usaha yang sudah dijalani selama ini yang mungkin sempat terbeng­kalai karena sibuk pada saat pemilihan,” tambahnya.

Turut hadir dalam ke­giatan ini, Kakostrad, Ma­y­jend TNI Syafrial, Anggota DPR RI, Ir. M. Shadiq Pasadigoe, Prof. Dr. Veithzal Rivai Zainal,serta Ketua DPW IKM Seluruh Indonesia khususnya kawasan Jabodetabek. (fan)