AIA PACAH, METRO – Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Barlius mengatakan jumlah sekolah penyelenggara UNBK (ujian nasional berbasis komputer) tahun 2019 ini mencapai 73 sekolah. Untuk SMP yang berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan meningkat menjadi 100 persen.
Diuraikan Barlius, pada tahun 2018, sekolah penyelenggara UNBK di Kota Padang berjumlah 24 sekolah. Pada tahun 2019 ini meningkat menjadi 100 persen. Jika digabung dengan MTSN, maka jumlahnya mencapai 73 sekolah dengan peserta didik yang mencapai 11.156 siswa SMP/MTSN.
Sementara pada tahun 2018, jumlah peserta UNBK dari SMP Negeri dan Swasta di lingkungan Dinas Pendidikan mencapai 8451 siswa. “Alhamdulillah, jumlah sekolah pelaksana UNBK sudah meningkat dari tahun sebelumnya. Berarti secara teknis sekolah sekolah kita sudah mulai mempersiapkan diri,” kata Barlius, Rabu (20/3) di Media Center.
Dikatakannya, UNBK ini akan dilaksanakan pada 22 sampai 25 April 2019 nanti. UNBK adalah ujian memakai sistem komputer yang menggiring siswa untuk mencapai tingkat kejujuran mencapai 100 persen.
Katanya, semua soal yang diuji pada saat UNBK sangat rahasia dan terjaga. Masing-masing siswa mendapatkan soal yang berbeda. Pengacakan soal bahkan dilakukan pada saat siswa mulai duduk di bangku ujian. Sehingga kesempatan untuk mencontoh atau mencari kunci jawaban sudah tidak memiliki peluang.
“Kita pastikan tingkat kejujuran UNBK ini mencapai 100 persen,” tandas Barlius.
Sejalan dengan UNBK, pada saat yang bersamaan juga akan diselenggarakan UNKP (Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil). Jadwalnya juga sama yakni tanggal 22 April sampai 25 April 2019. Sekolah penyelenggaranya adalah 13 sekolah dari SMP negeri dan 28 sekolah dari SMP swasta.
Barlius mengimbau semua siswa yang akan mengikuti UNBK dan UNKP agar belajar maksimal di rumah masing-masing. Sehingga nilai yang didapatkan lebih bagus.
“Kami mengimbau pada semua sisaa yang akan mengikuti UNBK dan UNKP agar belajar maksimal di rumah. Jangan keluyuran di luar. Lihat bukunya,” sebut Barlius. (tin)





