PADANG, METRO–Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI ikut berpartisipasi pada event Padang Ethnic Fiesta 2024 yang digelar Rabu hingga Minggu ((6-10/11) di Gor H. Agus Salim Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Kepala BPVP Padang Muhammad Yasir yang diwakili Subkoordinator Pemberdayaan, Ismi Putri mengatakan, partisipasi BPVP Padang pada event ini dengan menghadirkan stand yang memuat informasi program pelatihan vokasi berbagai kejuruan.
“Kejuruan yang berpartisipasi pada stand BPVP Padang, yakni Teknik Listrik, Teknik Elektronika, Fashion Technology, Teknik Las dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),” terang Ismi Putri, saat ditemui di stand BPVP Padang di event Padang Ethnic Fiesta 2024 Kamis (7/11).
Sekadar diketahui, BPVP Padang merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) dengan wilayah mencakup Provinsi Sumbar dan Jambi. “Semua Balai Latihan Kerja (BLK) di Sumbar Jambi di bawah binaan BPVP Padang,” ungkap Ismi Putri.
Ismi Putri menambahkan, tahun 2024 ini ada 14 program pelatihan yang dilaksanakan. Yakni, Teknik Elektronika, Teknik Otomotif, TIK, Teknik Listrik, Teknik Bangunan, Garmen Apparel, Teknik Las, Teknik Manufaktur, Refigeration, Pariwisata, Bisnis Manajemen, Tata Kecantikan, Talenta Muda (Digital Skill) dan TMT DUDI.
“Program kejuruan ini selalu berubah, sesuai kebutuhan. Tahun depan ada penambahan juga nantinya. Sementara tahun sekarang program pelatihan yang baru itu, TIK, yakni, berupa konten kreator, video editor animator,” terangnya.
Pada tahun 2023 telah dilatih 1.100 orang dengan jumlah pelatihan sebanyak 70 paket. “Tahun 2024 jumlahnya juga sama tahun 2023. Sementara untuk kuota tahun 2025 berkurang,” terangnya.
Ismi Putri menambahkan, bagi masyarakat yang ingin ikut program pelatihan BPVP ini silahkan mendaftar secara online melalui link aplikasi siapkerja yang dapat diunduh melalui Playstore.
“Pelatihan ini gratis, syarat pendaftaran secara online melalui aplikasi siapkerja. Aplikasi ini platforms Kemenaker, di mana semua layanan ketenagakerjaan ada di aplikasi ini. Istilahnya KTP pencari kerja,” ungkap Ismi Putri.
Syarat mendaftar berumur minimal 15 tahun. Seleksi dilaksanakan berupa tes tertulis dan wawancara. “Kita juga akomodir disabilitas dan lansia juga. Ada lansia 50 tahun ke atas, tapi dengan pertimbangan jurusan yang dipilih,” terangnya.
Selama mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan fasilitas dua sertifikat, yakni sertifikat pelatihan dan kompetensi. Juga ada baju kerja, makan siang dan pergantian uang transpor.
Tenaga instruktur pelatihan berjumlah 60 orang, dari 12 kejuruan. Instruktur ini dari perguruan tinggi ternama di Indonesia. Pelatihan yang dilaksanakan di BPVP Padang ini ada yang paling cepat 2 minggu. Juga ada yang sampai durasi panjang 9 bulan atau 10 bulan.
Jadwal pembukaan pendaftaran bersifat tentatif, tergantung kebutuhan dan animo masyarakat. Namun, biasanya dibuka di awal tahun, yakni Januari dan Februari. Informasi tentang jadwal pelatihan rutin dishare di media sosial. Masyarakat juga bisa juga datang ke kios di Kantor BPVP Padang untuk mendapatkan informasi dan pendaftaran.
“Biasanya yang banyak ikut pelatihan didominasi kalangan generasi muda usia poduktif dan mahasiswa. Sejak menjadi BPTP. Sudah puluhan ribu alumni yang bekerja di perusahaan dan berwirausaha. Lembaga pelatihan ini juga mengakomodir alumni yang punya informasi magang di perusahaan. Kita bantu menyalurkan ke sana,” terangnya. (fan)






