DHARMASRAYAMETRO SUMBAR

Soal Perekrutan PPNPNS di Sekretariat Bawaslu Dharmasraya, Sekretaris Bawaslu ”Main Surang”

0
×

Soal Perekrutan PPNPNS di Sekretariat Bawaslu Dharmasraya, Sekretaris Bawaslu ”Main Surang”

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA, METRO – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya sangat menyayangkan adanya penerimaan empat orang staff Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPNS) di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Dharmasraya. Hal ini terkait dengan penerimaan staff PPNPNS Bawaslu yang dilaksanakan Sekretaris Bawaslu, Redha Akmal tanpa adanya koordinasi dengan ketua dan komisioner Bawaslu.
“Kita sangat menyayangkan penerimaan empat staf yang dilakukan sekretaris saya, tanpa koordinasi dengan saya,” kata Syamsurizal, saat dikonfirmasi awak media via telepon.
Awalnya, Bawaslu membutuhkan tambahan tenaga Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil ( PPNPNS ) di bagian sekretariat sebanyak empat orang yakni, Sarjana Hukum dua orang, Sarjana Komputer satu orang dan Sarjana lainnya satu orang. Namun selama proses penerimaan PPNPNS tersebut, tiga komisioner ini tidak diikutkasertakan oleh sekretaris.
Namun, Sekretaris Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dharmasraya, Redha Akmal diduga “mengecoh” tiga komisioner Bawaslu setempat. Pasalnya, sekretaris Bawaslu Dharmasraya ini tidak melakukan koordinasi dengan tiga orang komisoner sehubungan dengan penerimaan atau penambahan staf di lembaga pengawas pemilu tersebut.
Selain itu, mekanisme perekrutan PPNPNS ini juga diduga melanggar aturan Persekjen No:1 /2017, tentang Mekanisme Pengangkatan PPNPNS. Selain diduga melanggar Persekjen nomor 1, perekrutan pegawai PPNPNS Bawaslu Dharmasraya, juga diduga sarat dengan kepentingan, karena orang-orang yang dinyatakan lulus, diduga merupakan kerabat dekat Sekretaris Bawaslu.
“Kami hanya diberitahun melalui WhatsApp, bahwa ada penerimaan staf. Dan Saya tahu setelah ada hasil penerimaan saja,” kata Syamsurijal.
Menurutnya, seharusnya proses penerimaan PPNPNS di lembaga Bawaslu dibicarakan atau di koordinasikan dulu bersama komisioner. “Yang pasti kami tidak diikutsertakan,” kata Syamsurijal.
Terpisah Sekretaris Bawaslu Dharmasraya, Reda Akmal saat dikonfirmasi melalui handphone selulernya membenarkan rekrut PPNPNS di badan Bawaslu. Katanya, proses penambahan tenaga PPNPNS di Bawaslu telah selesai dilaksanakan.
“Prosesnya sudah selesai, hasilnya empat orang sudah diterima, sesuai hasil pengumuman hasil tes CAT dan wawancara Nomor 011/ BAWASLU – PRIV. SB. 02/ SET/KP.00/III/ 2019,” jelas Reda.
Saat disinggung lebih jauh sehubungan dengan proses PPNPNS tersebut, Redha Akmal memutuskan, pembicaraan dengan alasan sedang nyetir mobil dan berjanji akan menelpon kembali.
“Nanti dulu ya, saya lagi nyetir mobil. Nanti saya telepon lagi,” kata Reda sembari memutus pembicaraan. Namun setelah ditunggu- tunggu lebih kurang satu setengah jam, saat dihubungi kembali handphone seluler Redha Akmal tidak aktif. (g)