OLAHRAGA

Blunder Jorge Martin hingga Jatuhnya Marc Marquez di Klasemen Sementara MotoGP 2024

0
×

Blunder Jorge Martin hingga Jatuhnya Marc Marquez di Klasemen Sementara MotoGP 2024

Sebarkan artikel ini
race di MotoGP--Jorge Martin dengan Marc Marquez saat melakukan race di MotoGP Thailand.

MotoGP Thailand menjadi musim kurang beruntung bagi seorang sang juara klasemen sementara Jorge Martin.

Jorge Martin sempat memimpin posisi hingga pada lap ketiga, Namun Martin mengalami kesalahan memasuki saat memasuki lap kelima dan pada tikungan ketiga.

Tanpa disadari Martin melebar jauh, imbas dari kondisi track yang licin di­sebabkan karena jujan. Hingga membuat rivalnya Fran­cesco Bagnaia berhasil men­curi posisinya dan Martin harus terpaksa berada diurutan ketiga.

“Saya melebar di tiku­ngan ketiga dan Pecco serta Marc menyalip saya. Kemudian saya mencoba untuk tetap dekat dengan me­reka karena saya memikirkan kemungkinan untuk pindah jalur di akhir balapan.” ujar Jorge Martin se­perti dikutip Crash pada Minggu, (27/10).

Jorge Martin mengakui karena kondisi hujan tersebut dia nyaris jatuh berkali-kali dan sulit untuk mengejar pembalap pada urutan kedua yakni Marc Marquez.

“Saya mengalami ba­nyak momen dimana Saya selalu hampir terjatuh ber­kali-kali” imbuh Jorger Martin seperti dikutip Crash pada Minggu, (27/10)

Hingga akhirnya saat memasuki lap ke-14 pada tikungan kedelapan Marc Marquez mengalami crash setelah battle dengan Fran­cesco Bagnaia untuk merebut posisi pertama.

Jatuhnya Marc Marquez memberi angin bagi seorang Jorge Martin, dia dapat belajar dari jatuhnya Marquez agar tidak me­lakukan hal yang sama, guna mengamankan posisi klasemen sementara.

“Namun saat Marc terjatuh saya juga kehilangan bagian depan seperti dia. Namun, saya mampu me­nyelematkan diri saya sen­diri, Jadi berkat itu saya jadi bisa sedikit mengerti dan mengantisipasinya”. ung­kap Jorge Martin seperti dikutip Crash pada Minggu, (27/10).

Posisi klasemen sementara saat ini masih dimiliki oleh Jorge Martin, keme­nangan Francesco Bagnaia hanya memperkecil selisih point menjadi 17 dimana Jorge Martin memiliki 453 poin dan Francesco Bagnaia dengan 436 poin.

Ini menjadikan dua ba­lapan terakhir di Malaysia dan di Valencia menjadi penentuan atau momen krusial bagi seorang Jorge Martin dan Francesco Bagnaia. (jpc)