POLITIKA

Riyanda-Jefri Prioritaskan Digitalisasi dan Pengentasan Kesenjangan Sosial di Sawahlunto

0
×

Riyanda-Jefri Prioritaskan Digitalisasi dan Pengentasan Kesenjangan Sosial di Sawahlunto

Sebarkan artikel ini
KAMPANYE— Calon walikota Sawahlunto nomor urut 1, Riyanda saat menggelar kampanyte di Durian 2.

SAWAHLUNTO, METRO–Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut satu, Riyanda-Jefri, terus menegaskan komitmen mereka untuk menghadirkan perubahan cepat bagi Kota Sawahlunto.

Dengan tekline “Kerja Ce­pat Adalah Harga Mati”, Riyanda-Jefri menjanjikan program kerja yang langsung dirasakan masya­ra­kat jika terpilih. Salah satu fo­kus utama mereka adalah percepatan digitalisasi di seluruh wilayah Sa­wah­lunto.

“Kami tidak ingin pekerjaan tertunda. Apa yang bisa dikerjakan dengan cepat, tidak ada alasan untuk menunda,” ujar Riyanda dalam kampanye tatap muka di Durian 2, Rabu (23/10).

Salah satu tantangan yang mereka soroti adalah masalah akses internet di wilayah-wilayah terpencil seperti Desa Batu Tanjung dan Desa Taratak Bancah yang masih sulit mendapatkan sinyal.

Riyanda-Jefri berjanji akan mendorong percepatan pemasangan tower telekomunikasi di daerah tersebut dengan dukungan dari Anggota DPR RI, Andre Rosiade.

“Jika kami terpilih, proposal percepatan pema­sangan tower sudah siap, dan ini akan menjadi prioritas,” tambahnya.

Selain digitalisasi, pa­sangan ini juga mendengarkan langsung keluhan warga, terutama terkait ketidakadilan dalam penempatan tenaga kerja di pemerintahan.

Salah seorang warga menyampaikan harapannya agar Riyanda-Jefri lebih memprioritaskan putra-putri daerah dalam perekrutan ASN, dan menghindari nepotisme yang sering terjadi di masa lalu.

“Kami ingin anak-anak Sawahlunto diberi kesempatan, bukan hanya mereka yang memiliki kedekatan dengan pejabat,” ujar salah satu warga.

Selain itu, warga juga meminta agar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sawahlunto lebih inklusif. Salah satu harapan yang diutarakan adalah penyediaan tenda bagi masyarakat saat acara makan berjamba, sehingga mereka bisa turut me­ra­sakan kebersamaan dengan pemerintah, bukan hanya sekadar menonton dari kejauhan.

Riyanda-Jefri juga menegaskan bahwa motivasi mereka untuk maju dalam Pilkada ini bukan untuk mencari pekerjaan, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada kota tempat mereka lahir dan besar.

“Kami sudah cukup ma­pan secara ekonomi. Menjadi pemimpin di Sawahlunto adalah wujud pengabdian kami,” tegas Riyanda, yang diketahui memiliki usaha tambang batubara dan beberapa bisnis lain di kota tersebut.

Dengan dukungan pe­nuh dari tokoh nasional seperti Prabowo Subianto dan jaringan politik yang luas di DPR RI serta DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ri­yanda-Jefri optimis mam­pu membangkitkan kembali kejayaan Sawahlunto.

Mereka berencana meng­hidupkan sektor pa­riwi­sata, UMKM, dan me­nyeleng­garakan berbagai event nasional yang akan menarik perhatian kembali ke kota ini, seperti saat kejayaan Tambang Batubara Ombilin. (pin)