ANDALAS, METRO —Nasib malang yang dialami korban kebakaran di jalan Andalas RT 02, RW 10, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang memprihatinkan.
Pasalnya, korban yang terdiri dari 15 jiwa termasuk anak-anak yang masih usia balita dan dan orang tua tersebut sudah tinggal 11 hari di tenda pengungsian yang disediakan pemerintah.
Nonik, salah seorang korban mengaku kepada POSMETRO, bahwa kebutuhan makanan dan pakaian pascatinggal di tenda pengungsian didapatkan dari uluran tangan warga sekitar.
“Alhamdulillah, warga sekitar ada yang membantu dengan memberikan beras, mie instan. Untuk makan insyaallah ada. Tidak sampai di sana, perhatian warga sekitar juga berwujud berupa bahan bangunan,” kata Nonik, saat dijumpai POSMETRO, Selasa (22/10).
Bahan bangunan tersebut, katanya, dipergunakan untuk memperbaiki beberapa bagian rumah, dan diutamakan untuk perbaikan kamar mandi atau WC. Karena meraka sangat membutuhkan keperluan mandi, cuci, kakus (MCK).
Nonik bercerita, saat musibah itu terjadi Jumat (11/10) lalu, kejadiannya sangat cepat, sehingga dia dan korban lainnya tidak dapat menyelamatkan barang berharga dari dalam rumah.
“Yang berhasil diselamatkan hanya anak-anak, dan baju yang melekat di badan,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Padang Timur Diko Eka Putra, mengatakan bahwa pihaknya akan senantiasa membantu kebutuhan warganya.
“Pascakebakaran berkat kebersamaan warga, Alhamdulillah kami waktu itu menyuplai bantuan dan juga dari Dinsos berupa tenda, tikar, bahan makanan, dan beberapa kebutuhan lainnya dari warga setempat. Untuk bantuan konsumsi sudah dipenuhi,” katanya.
Diko menyebutkan, atas koordinasi dari warga dengan pihaknya, serta Polsek, dan Koramil, ada warga yang menjadi donatur yang mencari dan memberikan bantuan berupa bahan bangunan.
“Rencananya kami akan bangun kembali rumah di bekas terbakar tersebut berupa hunian sementara yang layak huni. Karena jika terus tinggal di tenda kasihan juga jika terjadi hujan air masuk ke dalam tenda, dan jika kondisi cerah maka panasnya juga luar biasa,” ungkapnya.
Meskipun demikian, pihak Kecamatan katanya, akan tetap memproses untuk bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang untuk membantu warga tersebut.
“Kecamatan akan tetap mengirimkan surat kepada Baznas, mudah-mudahan nantinya ada tambahan lagi,” katanya. (brm)






