AGAM/BUKITTINGGI

Agam Resmikan Kampung Pengawas Pemilu, Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat

0
×

Agam Resmikan Kampung Pengawas Pemilu, Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat

Sebarkan artikel ini
KAMPUNG PENGAWAS PEMILU— Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs. Edi Busti, M.Si., menghadiri sosialisasi sekaligus peresmian Kampung Pengawas Pemilu di Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Sabtu (19/10).

AGAM, METRO–Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Agam yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs. Edi Busti, M.Si., menghadiri sosialisasi sekaligus peresmian Kampung Pengawas Pemilu di Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Sabtu (19/10).

Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat da­lam pengawasan Pemilu 2024, dengan menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga pro­ses demokrasi yang bersih dan berintegritas.

Kegiatan tersebut diawali dengan penandatanganan deklarasi Kampung Pengawas Partisipatif oleh seluruh peserta yang hadir, termasuk Bawaslu Agam, KPU Agam, dan Walinagari.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemukulan gandang tambua tansa sebagai simbol peresmian, dipimpin oleh Sekda Agam Drs. Edi Busti, bersama Ketua Bawaslu Agam Suhendra, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Drs. Edi Busti menegaskan pentingnya pengawasan partisipatif masyarakat dalam memastikan proses Pemilu yang adil dan transparan.

“Pengawasan partisipatif merupakan kunci da­lam menciptakan pemilu yang berintegritas. Dengan adanya Kampung Pengawas ini, kita harapkan ma­syarakat semakin proaktif dalam mengawasi setiap tahapan pemilu,” ujar Edi Busti.

Ia juga menambahkan bahwa kesadaran masya­rakat akan pentingnya pengawasan Pemilu harus ditingkatkan, agar setiap proses pemilihan berjalan dengan adil dan transparan.

Pemerintah daerah berharap agar sosialisasi ini menjadi langkah awal da­lam menciptakan budaya pengawasan pemilu yang kuat di tingkat lokal.

Ketua Bawaslu Agam, Suhendra, menyampaikan harapan agar Kampung Pengawas ini menjadi wa­dah bagi masyarakat untuk lebih memahami proses Pemilu dan turut berperan aktif dalam pengawasan.

“Kami berharap ma­syarakat semakin paham mengenai Pemilu 2024 dan ikut bersama Bawaslu dalam mengawasi setiap tahapan, sehingga tercipta Pemilu yang jujur dan adil,” ujar Suhendra.

Melalui kampung pengawasan ini, masyarakat Kabupaten Agam diharapkan dapat memainkan peran penting dalam menciptakan demokrasi yang lebih baik dan transparan pada Pemilu mendatang. (pry)