METRO SUMBAR

Terkait Keamanan Konsumsi Gula Merah dari Air Batang Kelapa Sawit, Pemkab Harapkan BRIN Melanjutkan Penelitian

0
×

Terkait Keamanan Konsumsi Gula Merah dari Air Batang Kelapa Sawit, Pemkab Harapkan BRIN Melanjutkan Penelitian

Sebarkan artikel ini
KAJIAN BRIN—Pelaksana tugas Kepala Bappelitbangda Pasaman Barat Ikhwanri (tengah) saat menghadiri undangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membicarakan kajian pembuatan gula merah dari air batang kelapa sawit.

PASBAR, METRO–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat,  mengharapkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melanjutkan penelitian terkait keamanan mengkonsumsi gula merah dari air batang kelapa sawit.

”Terutama kadar nutrisi serta uji laboratorium untuk memastikan bahwa gula merah sawit ini aman dikonsumsi,” ungkap Pelaksana tugas Kepala Bappelitbangda Pasaman Barat Ikhwanri.

Dikatakan Ikhwanri, bah­wa selain itu juga diperlukan dukungan kajian pem­buatan gula merah terhadap diterbitkannya dokumen paten, indikasi geografis dan label juga dibutuhkan agar tahapan diseminasi kepada ma­sya­rakat dapat segera dilaksanakan.

”Kita telah diundang oleh BRIN untuk memperdalam kajian pembuatan gula merah ke Jakarta beberapa waktu lalu. Mudah-mudahan akan menambah wawasan. Terima kasih kepada BRIN yang sudah membantu menemukan formula untuk pembekuan air batang sawit menjadi gula merah,” katanya.

Baca Juga  Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Terpilih, Kompak Gunakan Pakaian Putih Saat Gladi Kotor di Monas

Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah BRIN Oetami Dewi mengatakan pengolahan gula merah dari batang kelapa sawit terdapat potensi besar dalam pengembangan pro­duksinya serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Pasaman Barat.

Namun, katanya, masih perlu perbaikan dalam pro­ses dan teknologi yang digunakan agar kualitas pro­duk dapat meningkat.

Selain itu perlu di­kem­bangkan hilirisasi produk gula merah sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi petani setempat sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejah­teraan mereka.

Baca Juga  75 Wali Nagari dan BPRN Perpanjangan Masa Jabatan Dikukuhkan

Ia berharap Pemkab Pasaman Barat gar me­la­kukan beberapa langkah strategis diantaranya pelatihan kepada para pengrajin gula merah, pembentukan kelembagaan produk, penguatan jaringan pemasaran, dan kerjasama dengan pihak terkait.

”Pembuatan gula aren dari kelapa sawit di Pasaman Barat berada di Kecamatan Sungai Aur yang sudah dilakukan warga sejak tahun 2022 karena kemiripan sawit dengan jenis tanaman aren lainnya,” je­lasnya. ”Produk gula aren inilah yang terus diteliti mulai pembuatan sampai potensi pemasaran nantinya bersama BRIN,” tambahnya. (end)