BERITA UTAMA

PNS Pemko Padang Tertangkap Bawa Ganja

0
×

PNS Pemko Padang Tertangkap Bawa Ganja

Sebarkan artikel ini

Petugas Satnarkoba Polresta Padang menggiring Peri Caciang, yang kedapatan menyimpan sepaket ganja, Kamis (08/10/2015). Meski memiliki tato di tangannya, Dedi tercatat sebagai PNS Pemko Padang.
PADANG, METRO–Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditangkap petugas Satnarkoba Polresta Padang karena diduga menyimpan ganja di rumahnya, Jalan Ganting I, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Jumat (9/10) dinihari. Dari tangan PNS bernama Peri Caciang (36), yang bertugas di Kantor Camat Padang Barat, petugas menyita sepaket ganja siap isap.
Penangkapan Caciang berawal adanya laporan dari masyarakat setempat yang resah dengan ulah pelaku. Mendapatkan laporan warga, polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian di rumahnya. Pengintaian petugas membuahkan hasil, diketahui pelaku tengah berada di lokasi. Lalu, petugas mendatanginya dan menggeledah PNS itu. Saat digeledah ditemukan satu paket kecil ganja kering dari pelaku.
Mendapatkan barang bukti, pelaku langsung digiring ke Mapolresta Padang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Hingga saat ini petugas masih berupaya menyelidiki dan mengembangkan kasus tersebut,” terang Kapolresta Padang Kombes Wisnu Andayana, Jumat siang.
Dijelaskan Kasatnarkoba Kompol Daeng Rahman, saat ini pelaku masih diperiksa secara intensif terkait kepemilikan ganja kering. “Kami masih memeriksa pelaku, dan memintai keterangan darimana dia mendapatkan ganja kering itu,” kata Daeng.
Daeng mengatakan, selain itu pihaknya masih belum bisa memastikan apa peran pelaku dalam kasus ini. “Kita belum bisa menyimpulkan apakah pelaku pemakai, pengedar ataupun bandar. Sebab, dia masih diperiksa,” ujarnya.
Selain itu, Daeng juga mengatakan, untuk penetapan pasal pelaku pihaknya juga belum bisa memastikannya. “Biarlah proses penyidikan berjalan, nanti kalau ada perkembangan kita beritahukan,” katanya.
Sementara itu, Camat Padang Barat, Arfian, membenarkan kalau pelaku merupakan bawahannya yang diangkat menjadi PNS sejak 2007. Selain itu, pihaknya juga telah mencurigai gerak-gerik pelaku yang diduga memakai narkoba. “Kami telah pernah menegurnya, termasuk pegawai lainnya, agar jangan bersentuhan dengan narkoba,” namun tetap saja tidak diindahkan olehnya,” kata Arfian.
Arfian menyerahkan proses kasus yang dialami bawahannya kepada pihak berwajib.”Kami menyerahkan kasus ini kepada polisi, biarlah pelaku menjalani proses hukum yang berlaku, dan kita akan segera laporkan kepada pimpinan, dan untuk tindak lanjut status PNS-nya, kita serahkan kepada pimpinan kita,” katanya. (r)