METRO SUMBAR

40 Pelaku UMKM/UP2K  Ikuti Pelatihan

0
×

40 Pelaku UMKM/UP2K  Ikuti Pelatihan

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN--Wali Nagari Panti Selatan Didi Al Amin saat membuka kegiatan pelatihan.

PASAMAN, METRO–Nagari Panti Selatan mengadakan Pelatihan ke­lompok Usaha Mikro Kecil Menengah dan Usaha Pe­ningkatan Pendapatan Keluarga (UMKM/UP2K), di ruang pertemuan, Nagari Panti Selatan, Selasa (15/10).

Sebanyak 40 orang pe­laku UMKM/UP2K dihadirkan dalam acara pelatihan itu. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Nagari, Didi Al Amin, SP.

Didi Al Amin menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini adalah meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM tentang bagaimana cara atau peran mereka dalam membangun Nagari terutama terkait produk-produk yang mereka hasilkan, maka tentu itu nanti­nya akan mendatangkan manfaat bagi sisi penda­patan untuk mereka dan tentunya menggerakkan eko­nomi yang ada di Nagari Panti Selatan ini.

Didi berpesan kepada para peserta pelatihan agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. “Perhatikan apa yang di­sampaikan oleh pemateri nantinya agar usaha yang ditekuni bisa maju dan berkembang,”.

Baca Juga  Papilas Susu Murni, Meriahkan Launching 50 Desa Wisata Agro Sumbar

Didi menambahkan, dimana nantinya Pemerintahan Nagari Panti Selatan untuk Tahun 2025 akan me­ngalokasikan atau menyediakan anggaran dari APB Nagari untuk membantu kemajuan UMKM seperti bantuan alat dan lainnya. Sedang untuk bantuan permodalan itu dari Bumnag Nagari.

“Untuk saat ini aset Bumnag Nagari sebanyak Rp 156 Juta, maka diharapkan bagi pelaku usaha untuk menjalin kerjasama dan pergunakanlah aset itu dengan sebaik-baiknya dan hindari meminjam di tempat yang bisa merugikan,” pinta Didi.

Alvindo Dermawan. SP, M.Si pemateri pelatihan menyampaikan agar semua peserta UMKM dan UP2K membikin nama dari setiap usahanya, ini sangat penting dalam strategi pemasaran dan didaftarkan di kementrian Kementrian Hukum dan Ham

Baca Juga  11 Kampung Belum Disentuh Bantuan

Pemda Sumbar menyediakan Pusat Layanan U­saha Terpadu (PlUT) KUMKM Sumbar, ini merupakan lembaga untuk mem­bantu berbagai permasalahan bagi pelaku u­saha di Sumbar dan diha­rapkan bagi pelaku usaha Nagari Panti Selatan untuk bergabung, katanya.

Selanjutnya untuk pe­ngembangan usaha jangan ragu untuk berkonsultasi, silahkan bertanya bagai­mana cara mengurus izin, menjual produk termasuk cara menjual produk untuk diekspor

“Dari 593 100 pengusaha UMKM aktif di Sumbar biasanya bermasalah di dalam, permodalan, distribusi tidak tepat, pengelolaan keuangan yang tidak efisien, kekurangan inovasi, pemasaran online belum maksimal, manajemen waktu dan tidak memiliki izin,” katanya. (mir)