METRO SUMBAR

Melalui Ice Breaking, Bangun Suasana Belajar Menyenangkan di SD Teladan

1
×

Melalui Ice Breaking, Bangun Suasana Belajar Menyenangkan di SD Teladan

Sebarkan artikel ini

PDG. PANJANG, METRO–Ice Breaking, yang dikenal sebagai serangkaian aktivitas ringan, kini menjadi bagian penting dari rutinitas harian di SD Negeri Kompleks Balai-Balai yang dikenal dengan SDN Teladan.  Aktivitas ini bertujuan mencairkan suasana, menghilangkan kekakuan, serta menciptakan interaksi positif di antara siswa. Sehingga mereka lebih siap untuk menerima pembelajaran.

Di kompleks ini, terdapat empat sekolah, yaitu SD N 11 Padang Panjang Barat (PPB), SD N 9 PPB, SD N 3 PPB, dan SD N 6 PPB, dengan total sekitar 650 siswa.  Untuk memastikan keberlangsungan program ini, setiap sekolah memiliki jadwal piket mingguan, yang dikoordinasikan secara bersama oleh para guru dan tenaga kependi­dikan (tendik).

Kepala SDN 11 PPB, Isra Novita, S.Pd. menjelaskan, piket pagi dilakukan de­ngan berbagai kegiatan.

“Setiap Senin, kami me­ngadakan upacara bendera. Sementara Jumat, diisi dengan kegiatan keagamaan. Hari-hari lain, se­perti Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu, siswa melakukan senam pagi yang di­iringi dengan sesi ice breaking di lapangan sekolah,” ujar Isra kepada Kominfo, Senin (14/10).

Program ice breaking yang diterapkan di SD ini dikenal dengan format “Ge­rak dan Lagu”. Siswa diajak untuk menyanyikan lagu yang disertai dengan gerakan sederhana. Akti­vitas ini tidak hanya me­ningkatkan energi, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih hidup di pagi hari.

Tips utama dalam menerapkan ice breaking secara efektif, menurut Isra, adalah menyesuaikan de­ngan usia dan karakter siswa, menentukan waktu yang tepat, serta melibatkan seluruh siswa dalam kegiatan.

Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Erlinda, S.Pd, memimpin sesi ini bersama dengan guru PJOK lainnya. Sementara kepala se­ko­lah, wali kelas dan tendik turut mengawasi jalannya kegiatan.

“Dengan melibatkan seluruh komponen se­ko­lah, ice breaking bisa berjalan dengan lebih efektif dan mampu meningkatkan semangat belajar siswa,” tambah Erlinda.

Melalui penerapan ice breaking yang tepat, Isra berharap suasana di da­lam kelas menjadi lebih positif, aktif, dan penuh semangat.  “Kami ingin siswa selalu antusias dan siap untuk belajar. Jika suasana belajar terus positif, tujuan pembelajaran bisa dicapai de­ngan optimal,” pungkasnya.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen SD Kompleks Balai-Balai dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendukung per­kembangan siswa secara holistik. (rmd)