METRO SUMBAR

Syaiful Ardi: Pentingnya Etika dan Teknologi dalam Pembinaan Generasi Muda

0
×

Syaiful Ardi: Pentingnya Etika dan Teknologi dalam Pembinaan Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

PESSEL, METRO–Syaiful Ardi, seorang tokoh masyarakat dan mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi generasi muda saat ini.

Ia menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai etika dan kebijaksanaan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Dalam wawancara bersama Posmetro, Syaiful Ardi mengungkapkan bahwa banyak pelajar belum siap menghadapi dampak dari kemajuan teknologi.

Ia menekankan bahwa generasi muda harus lebih peka dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif agar tidak merugikan masa depan mereka.

“Kemajuan teknologi memberikan dampak besar pada generasi muda, terutama pelajar. Jika tidak disikapi dengan bijak, hal ini bisa menjadi bumerang yang mengancam masa depan mereka. Oleh karena itu, pendekatan melalui pikiran dan perasaan sangat penting untuk membentuk generasi yang tangguh dan bijaksana,” ujar Syaiful.

Baca Juga  663 PPPK Kota Pariaman Terima SK Pangangkatan, Wako Yota Balad: Displinlah dalam Bekerja

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai lokal seperti “Raso jo Pareso” (rasa dan perasaan) yang menjadi panduan dalam berinteraksi sosial, terutama di kalangan pelajar.

Nilai ini, menurutnya, perlu diwariskan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi individu yang penuh kasih sayang dan memiliki kepedulian sosial.

Sebagai fasilitator sekolah penggerak di beberapa sekolah di Kabupaten Pesisir Selatan, Syaiful Ardi sering terlibat langsung dalam kegiatan dengan para pelajar.

Ia berusaha membangun hubungan emosional dengan mereka untuk memahami lebih dalam pikiran dan perasaan generasi muda.

Baca Juga  Wakil Bupati Tanah Richi: Kenakalan Remaja jadi Tantangan

“Tanggung jawab kita semua adalah menjaga dan memperhatikan perkembangan generasi muda. Mereka adalah penerus bangsa yang akan memegang tongkat estafet pembangunan di masa depan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa menjadi seorang pemimpin bukanlah hal mudah.

Seorang pemimpin harus menjadi panutan, mengerti kebutuhan rakyat, dan memiliki komitmen kuat untuk memajukan daerah.

Oleh karena itu, Syaiful berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, dapat lebih memperhatikan dan mendukung pembinaan generasi muda. (rio)