PARIAMAN, METRO – Dua hari sebelum pasar Pariaman yang direncanakan akan dibongkar dan diratakan dengan tanah para pedagang yang ada di disana sudah melakukan pengosongan kios-kios mereka dari barang dagangan mereka sejak kunci kios penampungan diserahkan pada mereka oleh Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, kemarin.
Para pedagang yang ada di Pasar Pariaman sudah mulai mengemasi dan memindahkan barang-barang dagangan mereka setelah mendapatkan instruksi dan sosialisasi dari Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman pada hari kemarin yang dihadiri oleh para pedagang pemilik kartu kuning.
Anih seorang pedagang kain yang ada di pasar pariaman mengatakan bahwa sesuai instruksi yang diberikan kepada kami bahwa tanggal 12 Maret ini kami semua para pedagang sudah harus mengosongkan kios-kios yang ada di pasar pariaman dan pindah ke kios-kios penampungan yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota Pariaman.
”Waktu yang diberikan kepada kami cuma dua hari untuk mengosongkan lokasi dan pindah kepenampungan yang sudah di sediakan , tapi sampai saat ini kami belum bisa pindah ke penampungan karena penampungan tersebut memang harus dibenahi dahulu sebelum di isi, dan untuk sementara barang jualan kami tumpuk dulu di rumah sampai tempat yang baru selesai kami perbaiki,” ujarnya.
Beliau juga mengatakan untuk pindah ke kios itu butuh juga waktu lebih kurang dua hari untuk membenahinya kios tersebut baru bisa barang di pindahkan kesana, sementara saat ini kendalanya adalah kecilnya kios yang akan mereka tempati sehingga tidak muat semua barang untuk disusun di sana sekaligus susah untuk mencari tukang untuk melakukan pekerjaan tersebut saat ini.
Lain lagi dengan Nur pedagang bunga aktif yang berjualan kaki lima di pasar pariaman, beliau sudah bisa langsung menempati lokasi berjualannya yang disediakan khusus di depan stasiun kereta api.
“Lokasi berjualan yang sekarang memang agak jauh dari sebelumnya tapi rezki yang di dapat di tempat yang baru ini semoga tidak jauh juga darinya,” ucapnya sambil berseloroh.
Pasar Penampungan tersebut berlokasi di Lapangan terminal lama depan Pariaman Optical dan sepanjang bahu jalan di depan pasar lama hingga ke depan stasiun kereta api, dan diantara kios-kios tersebut sudah ada yang ditempati oleh pedagang.
Mereka berpendapat kondisi kios-kios penampungan ini kurang memadai dan aman untuk barang dagangan mereka tapi karena kondisi yang darurat ini mereka mau tak mau harus menerima dan menjalaninya menjelang dibangunnya pasar baru ini hingga selesai di akhir tahun 2019 ini.
Harapannya semoga bangunan ini cepat di didirikan dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Pariaman sehingga mereka bisa kembali pindah ke pasar yang baru yang lebih aman dan nyaman untuk melakukan aktifitas jual beli mereka. (efa)





