METRO SUMBAR

Tiga Sekolah Dasar Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2024

0
×

Tiga Sekolah Dasar Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2024

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Sekda Rida Ananda Poto bersama dengan penerima adiwiyata Nasional 2024.

PAYAKUMBUH, METRO–Tiga sekolah di Kota Payakumbuh mencetak prestasi membanggakan dengan meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2024, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjalankan program pelestarian lingku­ngan.

Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian acara yang dilaksankan di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Ling­kungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rabu (2/10).

SMP Negeri 1, SD Ne­geri 03, dan SD Negeri 58 Payakumbuh menjadi se­kolah-sekolah yang berhasil memenuhi kriteria program Adiwiyata, di mana setiap sekolah diwajibkan untuk aktif mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan dalam kegiatan belajar serta mengajak siswa dan warga sekolah terlibat lang­sung dalam aksi pelestarian lingkungan.

Baca Juga  Dalduk KBP2PA Gelar Kesepakatan IBI KB-Kes

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan bah­wa penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen sekolah-sekolah di Payakumbuh terhadap pendidikan berbasis lingkungan.

“Penghargaan ini me­nunjukkan bahwa sekolah-sekolah kita mampu menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan ling­kungan. Semoga ini bisa memotivasi sekolah lain untuk mengikuti jejak me­reka,” kata Sekda Rida Ananda.

Ia juga menegaskan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, ma­syarakat, dan sekolah itu sendiri.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sekolah menjadi kunci utama kesuksesan ini. Kami akan terus mendukung program-program pendidikan lingkungan agar lebih ba­nyak sekolah di Payakumbuh yang bisa berprestasi di tingkat nasional,” ujar­nya.

Baca Juga  Perdana di Masa Pandemi, BP2MI Kirim Tenaga Kerja Migran asal Sumbar ke Jepang

Rida menambahkan bahwa Pemko Payakumbuh telah mendukung pe­nuh melalui berbagai kebijakan seperti Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Sampah, serta inovasi program seperti “Nabuang Sarok,” yang mendorong sekolah untuk secara aktif mengelola sampah secara mandiri.

Dengan keberhasilan ini, diharapkan semakin banyak sekolah yang termotivasi untuk ikut serta dalam program Adiwiyata, serta meningkatkan kesadaran siswa dan masya­rakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian ling­kungan. Prestasi ini juga diharapkan mampu mewujudkan Payakumbuh sebagai kota yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. (uus)